freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

PENGIRIMAN LAUT

Telah Terjadi Kebakaran di Lepas Pantai Kanada Akibat Kapal Kontainer Angkut Bahan Berbahaya

2 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Api membara

Burned Fire © Mehdi via Unsplash

Diketahui sebuah kapal kontainer super besar dan mengangkut sebanyak 52 kilogram bahan berbahaya, telah terbakar di lepas pantai provinsi British Columbia, Kanada. Dari pemberitaan yang ada, diketahui bahwa api pertama muncul di kargo yang memuat Hazmat.

Kapal kontainer yang juga membawa identitas bendera Malta tersebut, mengalami kebakaran pada kapal Zim, pada hari Sabtu pagi. Insiden tersebut kemudian membuat beberapa kapal terlibat dalam evakuasi.

“Penjaga pantai Kanada menerima laporan sekitar pukul 11 pagi hari ini dari MV Zim Kingston bahwa kebakaran terjadi di kontainer yang rusak di atas kapal,” ujar penjaga pantai kanda pada pernyataan yang ia berikan dan dipublikasikan oleh Reuter, Minggu (24/10/2021).

Masih dalam pernyataan yang sama, diketahui bahwa ada 10 anggota awak yang telah berhasil dievakuasi, sedangkan 11 anggota kapal lainnya tetap ada di kapal. Hal ini sebagaimana dilansir dari BBC News.
“Secara total ada 6 kontainer yang telah terbakar,” bebernya.

Dalam laporan tersebut juga ditambahkan bahwa, kapal tersebut mengangkut lebih dari 52.00 kg xanthate, bahan kimia, yang biasanya digunakan dalam industri pertambangan, yang meliputi potassium amyxanthate.

Perlu diketahui bahwa maycanthate adalah salah satu bahan yang telah masuk dalam daftar bahan berbahaya, dan tentunya juga menganggu lingkungan. Dari video yang telah banyak beredar di internet, diketahui bahwa api yang berkobar mulai mengalir turun dari dek menuju dalam air.

“Respons bersama sejumlah badan sedang dikoordinasikan untuk memberikan bantuan,” lanjut pantai Kanada.
Selain itu penjaga pantai juga menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan penilaian untuk menentukan apakah ada bahaya polusi yang disebabkan oleh kontainer tersebut.

Di sisi lain, kapal M/V Zim Kingston sebelumnya telah melakukan laporan di hari Jumat, bahwa mereka mengalami kendala cuaca buruk di sebelah barat Selat Juan de Fuca.

Salah seorang penjaga pantai Amerika Serikat mengatakan dalam salah satu cuwitannya di twitter, bahwa telah ada sekitar 40 kontainer dari kapal yang jatuh ke dalam laut.