freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

PENGIRIMAN LAUT

Kapal Pengangkut Diduga Diserang Dengan Misil di Samudera India

2 November 2021

|

Penulis :

Editor Freightsight

kapal kargo CSAV Tyndall di atas lautan

Dilaporkan kapal pengangkut CSAV Tyndall telah mengalami penyerangan saat berlayar di kawasan Samudera India ketika berangkat dari Jeddah Saudi Arabia ke Pelabuhan Jebel Ali Dubai. Diduga bahwa alat penyerangan yang digunakan ialah misil.

Media Israel memberitakan bahwa pada tanggal 13 Juli waktu setempat telah terjadi penyerangan pada sebuah kapal dengan bendera Liberian di daerah bagian Utara Samudera India. Meskipun belum di konfirmasi, namun diduga senjata yang digunakan untuk penyerangan ialah misil.

Namun ada sejumlah kejanggalan dari laporan yang diterima baik oleh media maupun otoritas setempat. Beberapa informasi justru terdengar kontradiktif sehingga lebih membingungkan bagi banyak pihak. Pada satu laporan dikabarkan bahwa terjadi kebakaran pada kargo di bagian buritan kapal. Namun pada pernyataan lain disebutkan bahwa tidak ada kerusakan yang terdeteksi pada kapal yang dibangun pada tahun 2014 tersebut. Kemudian, para kru kapal dilaporkan selamat dan tidak ada yang terluka. Sementara kapal dilaporkan telah kembali berlayar sesuai dengan tujuan perjalanannya setelah serangan terjadi.

Analisi pertahanan menuduh bahwa pelaku penyerangan yang sebenarnya ialah Iran terlebih jika dilihat dari hubungan antara CSAV Tyndall dengan seorang pemilik kapal Israel. Dalam tuduhan ini, Iran dituding berkoordinasi atas penyerangan lainnya terdahulu terhadap kapal-kapal Israel di Gulf of Oman, serta Samudera Italia. Ini dianggap sebagai dendam lama antara Iran dan Israel.

Tuduhan ini semakin dikuatkan dengan adanya informasi bahwa insiden dengan kapal Tyndall ini terjadi setelah drone Israel sukses menyerang fasilitas produksi uranium Iran sebagai bagian dari upaya penolakan Israel terhadap rencana pembangunan gudang senjata nuklir. dilaporkan setidaknya 12 kapal yang sebagian besarnya mengirimkan minyak Iran dengan material tambang dan senjata lainnya, diserang oleh Israel sepanjang Mei tahun ini.

Penyerangan terhadap kapal Israel ini dituding sebagai bentuk serangan balasan dari Iran atas konflik-konflik sebelumnya yang terjadi antar kedua belah pihak. Dan hal ini di ungkapkan oleh seorang pejabat Israel. Sayangnya, Uni Emirat Arab sebagai Negara tujuan kapal yang diserang tersebut belum mengeluarkan penyataan apapun atas insiden ini.