freightsight
Minggu, 27 November 2022

REGULASI

Saham-Saham Sawit Siap Melompat karena Besok Ekspor CPO Dibuka Lagi

23 Mei 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Ekspor CPO

Kelapa Sawit via coaction.id

Besok Senin, Presiden RI resmi membuka kembali ekspor CPO.

Jokowi sebelumnya telah menghentikan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng pada 28 April 2022.

Besok Senin (23/5/2022), Joko Widodo selaku Presiden RI resmi membuka kembali ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) sehingga bisa menjadi sentimen positif saham-saham emiten perkebunan.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa keputusan tersebut membuka kembali ekspor CPO dan minyak goreng diambil pemerintah setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga minyak goreng sekarang dan mempertimbangkan tenaga kerja dan petani di industri sawit.

Kata Jokowi, Kamis (19/5/2022) berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng sekarang serta mempertimbangkan ada 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik itu petani, pekerja, dan tenaga pendukung lainnya, maka pihaknya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022.

Jokowi sebelumnya telah menghentikan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng pada 28 April 2022. Kebijakan larangan ekspor CPO sendiri juga tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 tahun 2022 mengenai Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized palm olein dan Used Cooking Oil.

Melalui Permendag pada 22//05/2022 ini menyebutkan bahwa pemerintah melarang sementara ekspor CPO serta turunannya seperti tertera dalam beleid tersebut.

Menyambut pembukaan kembali keran ekspor CPO, bahwa saham-saham emiten perkebunan berlompatan terhadap perdagangan Jumat (20/5/2022). Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini tentu mulai dari saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sampai PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menguat.

Saham AALI bersama kapitalisasi pasar sebesar Rp 24,88 triliun pada penutupan perdagangan Jumat naik 5,94 persen atau 725 poin ke level 12.925.

Untuk saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dengan kapitalisasi pasar Rp 14,19 triliun menguat 4,38 persen atau 30 poin ke posisi 715, saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dengan kapitalisasi pasar Rp 11,24 triliun ditutup menguat 2,61 persen atau 30 poin ke level 1.180.

Saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) ber-kapitalisasi pasar Rp 9,79 triliun berada di zona hijau dengan kenaikan 3,61 persen atau 50 poin ke level 1.425.

Kenaikan ini pun dialami oleh saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) melonjak sebesar 7,14 persen atau 40 poin ke level 600. Adapun kapitalisasi pasar DSNG sebesar Rp 6,36 triliun.

Selanjutnya emiten sawit lainnya seperti PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) dengan kapitalisasi pasar Rp 1,51 triliun ditutup naik 6,52 persen atau 45 poin sampai membawanya parkir di level 735 di hari ini.

Kenaikan saham-saham CPO pun turut mengerek indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup menguat terhadap perdagangan akhir pekan seiring bersama aksi beli investor asing.

IHSG ditutup naik 1,39 persen atau 94,81 poin yang menjadi 6.918,14 dan sepanjang sesi sekarang, indeks bergerak di rentang 6.804,91-6.965,11.

Terpantau bahwa 346 saham naik, 173 saham melemah serta 164 saham stagnan. Total transaksi Rp 15,88 triliun dengan aksi beli bersih investor asing Rp 232,31 miliar.

Muhammad Nafan Aji Gusta selaku Senior Investment Information Mirae Sekuritas Utama menjelaskan bahwa Kebijakan Presiden Jokowi membuka kembali ekspor CPO turut disambut euforia oleh pasar sehingga bisa menggerakkan saham CPO serta turut mendorong laju IHSG