freightsight
Minggu, 27 November 2022

REGULASI

Sah! Ekspor Minyak Goreng Dibuka Hari Ini

23 Mei 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Minyak Goreng

Minyak Goreng via pikiran-rakyat.com

Pemerintah resmi mencabut larangan ekspor minyak goreng hari ini Senin 23 Mei 2022 dengan harga minyak goreng rata-rata nasional setelah pencabutan larangan ekspor sebesar Rp 17.200 – Rp 17.600.

Pemerintah resmi mencabut larangan ekspor minyak goreng hari ini Senin 23 Mei 2022. Pemerintah membuka ekspor minyak setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan tenagar kerja dan petani sawit di sejumlah daerah di Indonesia.

Selama ini larangan ekspor minyak goreng dibuat karena tingginya harga minyak goreng di pasar dalam negeri. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga melarang ekspor produk turunan kelapa sawit lainnya.

Pembukaan ekspor minyak goreng diumumkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (19/5/2022).

“Berdasarkan harga dan kondisi pasokan minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan keberadaan 17 juta orang tenaga kerja industri sawit, baik petani, pekerja, dan tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan kembali dibuka pada Senin, 23 Mei 2022,” ujar Jokowi seperti dikutip dalam situs Sekretariat Kabinet RI.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan pasokan minyak goreng terjaga dan harga terjangkau.

“Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dan harga terjangkau,” katanya.

Kepala Negara mengungkapkan, sejak kebijakan larangan ekspor minyak goreng diterapkan, pemerintah terus memantau dan mendorong berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan dan laporan yang diterima, Presiden menyampaikan bahwa pasokan minyak goreng terus bertambah.

“Kebutuhan minyak goreng curah untuk dalam negeri adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya. Pada Maret lalu, sebelum larangan ekspor diberlakukan, pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan kita,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa terjadi penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional. Pada bulan April, sebelum larangan ekspor berlaku, harga rata-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp 19.800 dan setelah adanya pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional turun menjadi Rp 17.200 – Rp 17.600.

“Penambahan pasokan dan penurunan harga tersebut adalah usaha bersama, dari pemerintah, BUMN, dan swasta. Walaupun memang ada beberapa daerah yang saya tahu harga minyak gorengnya masih tinggi, tapi saya yakin dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan lebih terjangkau menuju harga yang kita tentukan karena ketersediaannya melimpah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada para petani sawit atas dukungan dan pengertian terhadap kebijakan yang diambil pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas.

Secara kelembagaan, pemerintah juga akan melakukan pembenahan prosedur dan regulasi di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) agar terus disederhanakan dan dipermudah agar lebih adaptif dan solutif menghadapi dinamika pasokan dan harga minyak dalam negeri sehingga masyarakat dapat dilindungi dan dipenuhi kebutuhannya.

“Di sisi lain, terkait dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam produksi dan distribusi minyak goreng, saya sudah memerintahkan aparat hukum terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum pelakunya. Saya tidak mau bermain-bermain dengan persoalan yang dampaknya merugikan rakyat,” tegasnya.

Untuk memastikan turunnya harga minyak goreng, Presiden Jokowi turun langsung ke pasar-pasar di sejumlah daerah. Mengutip website Sekretariat Kabinet, Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Jokowi meninjau Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (21/5/2022).

Pemimpin negara tersebut bertanya langsung harga minyak goreng curah 1 liter dan 1 kilo. Dari tinjauan tersebut didapatkan bahwa 1 liter minyak goreng sebesar Rp 14.500 sedangkan ukurang 1 kilo sebesar Rp 15.000.