freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

INFO INDUSTRI

Menhub Beberkan Pembangunan Pelabuhan Ambon Pada Akhir Desember 2021

11 Oktober 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Budi Karya

Budi Karya Sumadi © Setkab via voi.id

Budi Karya Sumadi, selaku Menteri Perhubungan menginformasikan bahwa proses pembangunan pelabuhan Ambon baru mulai dilakukan pada akhir Desember tahun ini. Dalam acara yang sama budi karya juga mengatakan bahwa pelabuhan ini nantinya akan terintegrasi dengan berbagai kegiatan perikanan.

"Pembangunan pelabuhan Ambon, baru akan ditargetkan sudah dimulai pada akhir Desember 2021 atau Januari 2022," kata Budi Karya pada keterangan resmi yang ia tulis, kamis (7/10/2021).

Pada pernyataan tersebut, ia juga mengatakan bahwa dasar pembangunan infrastruktur dari pelabuhan Ambon, nantinya akan menggunakan dana APBN. Akan tetapi untuk pembangunan lebih lanjut, akan dilakukan kerjasama dengan beberapa stakeholder swasta.
Terkait masalah tersebut, pihak pelabuhan Ambon, melalui Pelindo IV dengan berbagai pihak swasta dalam skema kerjasama, antara pihak pemerintah dan badan usaha (KPBU) ataupun pendanaan kreatif non-APBN. Informasi lain yang juga disampaikan oleh Menhub adalah mengenai dana investasi pembangunan pelabuhan Ambon yang mencapai hingga Rp 5 triliun.

"Berbagai upaya telah dilakukan. Salah satunya yaitu kami telah melakukan relokasi anggaran pembiayaan pembebasan lahan guna pembangunan awal pelabuhan Ambon baru ini," terang Budi Karya.

Berdasarkan apa yang dikatakan oleh budi karya, saat ini pembangunan Ambon baru memang sangat dibutuhkan. Hal ini karena lokasi pelabuhan Yos Sudarso yang berlaku sebagai pelabuhan eksisting, terdapat di area perdagangan, pemukiman, bahkan berdekatan dengan ragam fasilitas umum perkotaan lain. Dengan kondisi lokasi tersebut, maka lahan tersebut sudah sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan untuk dikembangkan lagi.
Masalah di atas bukan satu-satunya alasan, karena ada masalah lain yang mana di pelabuhan eksisting dan juga pelabuhan petikemas, untuk 10 sampai 15 tahun ke depan, diperkirakan sudah akan mencapai batas kapasitas maksimum.

"Dengan adanya kondisi tersebut, maka diperlukan adanya pembangunan Pelabuhan Ambon terpadu sebagai pusat pertumbuhan industri pengolahan ikan dan konsolidasi kargo dari wilayah Indonesia timur," ujar budi.

Menurut Budi Karya, pembangunan pelabuhan Ambon baru ini, nantinya akan mendukung provinsi maluku jadi lumbung ikan nasional.