freightsight
Rabu, 28 September 2022

PENGIRIMAN UDARA

Maskapai AirAsia Incar Peluang Bisnis Logistik

28 Januari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

AirAsia

AirAsia via reuters.com

• Maskapai AirAsia Group yang merupakan maskapai penerbangan murah milik Malaysia diketahui saat ini tengah mengincar peluang yang bisa didapatkan pada bisnis logistik. Hal tersebut sebagaimana yang dilaporkan secara langsung oleh Reuters pada Sabtu (22/01/2022).

• Sebagai informasi tambahan, pada minggu lalu Air Asia telah diklasifikasikan sebagai perusahaan PN17 oleh pihak bursa saham Malaysia, klasifikasi tersebut merupakan sebuah lebel yang sedang mengalami masalah finansial.

Maskapai AirAsia Group yang merupakan maskapai penerbangan murah milik Malaysia diketahui saat ini tengah mengincar peluang yang bisa didapatkan pada bisnis logistik. Hal tersebut sebagaimana yang dilaporkan secara langsung oleh Reuters pada Sabtu (22/01/2022), bahwa saat ini Air Asia sedang melakukan perundingan akuisisi awal untuk maskapai kargo udara Raya Airways.

Menurut laporan yang dibuat oleh The Edge Weekly pada Sabtu (22/1) mengutip sumber mengatakan bahwa maskapai tersebut telah melakukan pendekatan dengan perusahaan milik Ishak Ismail yang mana keluarganya adalah pemilik Raya Airways, untuk melakukan akuisisi maskapai tersebut dan sedang saat ini sedang dalam tahap pembicaraan awal.

Pernyataan di atas juga dibenarkan oleh beberapa orang yang memang mengetahui masalah tersebut. Bahwa Air Asia sedang dalam tahap awal melakukan pembicaraan akuisisi.

Sayangnya, meski demikian, sampai saat ini baik pihak Air Asia maupun Raya Air Ways sama-sama belum memberikan tanggapan atau komentar mengenai berita tersebut.

Namun, pada bulan November lalu, diketahui bahwa unit logistik Air Asia, Teleport, memang sempat membuat pernyataan bahwa pihaknya memiliki tujuan untuk memperluas armada pesawat kargo dan meningkatkan bisnis angkutannya.

“Namun, eksekutif puncak di Raya Airways tidak tertarik untuk menjual maskapai itu, karena mereka memiliki rencana untuk penawaran umum perdana,” kata laporan itu.

Sebagai informasi tambahan, pada minggu lalu Air Asia telah diklasifikasikan sebagai perusahaan PN17 oleh pihak bursa saham Malaysia, klasifikasi tersebut merupakan sebuah lebel yang sedang mengalami masalah finansial. Karena itu, nampaknya kini pihak Air Asia sedang dalam rencana untuk mengatur ulang kondisi keuangannya.