freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

PENGIRIMAN UDARA

Akibat Biaya Kargo yang Terus Melambung, Kini Maskapai Dorong Pengiriman Lewat Udara

15 Oktober 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Pesawat di bandara udara

Gray Airplane © Voo QQQ via Unsplash

Untuk mengatasi permasalahan biaya pengapalan yang dari hari ke harus terus melambung tinggi dan menyusahkan eksportir, maka berbagai pihak mencoba untuk mencari jalan keluar bersama. Kini salah satu pihak yang juga turun membantu mencari solusi adalah Indonesia National Air Carrier’s Association (INACA) serta Kamar Dagang Industri (Kadin) yang ikut turun tangan. Mereka mulai berupaya untuk mendorong angkutan pengiriman barang melalui udara. Dengan ini diharapkan akan membantu para pelaku usaha.

Denon Prawiraatmadja, selaku wakil ketua umum INACA juga menyampaikan upaya yang mereka lakukan adalah demi membantu kelancaran ekspor Indonesia.
Menurut penuturan Denon pula, saat ini permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku dagang adalah, karena mereka tidak bisa melakukan pengiriman barang dengan menggunakan jalur laut secara maksimal. Salah satu pemicunya adalah karena biaya pengapalan yang terus melambung dari waktu ke waktu.

“Oleh karena itu, saat ini kami mendorong para pengusaha untuk melakukan optimalisasi jalur udara, agar dapat melakukan kegiatan ekspor. Dan kami juga sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha maskapai, mereka siap membantu para eksportir” katanya.

Menurut Denon, pandemi covid-19 saat ini telah menyebabkan berbagai macam dampak untuk dunia pelayaran serta pelabuhan. Bahkan, dampak lebih besarnya adalah adanya gangguan pada sumber daya manusia. Pada akhirnya kondisi ini menyebabkan terjadinya kurang berputarnya kapal, sehingga kontainer jadi langka. Lalu, ini membuat biaya pengapalan jadi cukup melinjak.

Dari diskusi yang telah dilakukan wakil kamar dagang industri diketahui telah melakukan berbagai macam upaya untuk menemukan penyelesaian masalah dari situasi yang saat ini ada, namun tetap bisa membuat industri pasar tidak terganggu. Nah, yang saat ini menjadi salah satu solusi adalah pengiriman menggunakan jalur udara.

“Dalam diskusi tersebut dihadiri oleh para perwakilan maskapai, dari Garuda Indonesia, Lion Group, Air Asia, Sriwijaya Air, dan lain sebagainya. Setelah ini kami mencoba audiensi para menteri perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi untuk berdiskusi dan meminta dukungan” terangnya.