freightsight
Rabu, 28 September 2022

PENGIRIMAN UDARA

Jika Bandara Halim Ditutup, Kertajati Siap Tampung Kargo dan Charter

27 Januari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Bandara

Bandara Internasional Kertajati.(Dok BIJB)

• Bandara Kertajati, saat ini sedang menyiapkan diri untuk menjadi tempat penampungan pesawat kargo dan penerbangan charter jika nantinya revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma sudah resmi dimulai.

• Awaludin juga mengatakan bahwa Bandara Kertajati dipersiapkan untuk mendukung adanya perpindahan pesawat kargo, penempatan pesawat RON, penerbangan charter, dan juga kegiatan Touch and Go Military.

PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati, saat ini sedang menyiapkan diri untuk menjadi tempat penampungan pesawat kargo dan penerbangan charter jika nantinya revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma sudah resmi dimulai.

Ari Widodo selaku VP of Commercial & Technical BIJB, menyampaikan bahwa saat ini segala bentuk persiapan, mulai dari sisi fasilitas, peralatan, bahkan juga operasional telah dilakukan oleh pihaknya. Dia menilai Kertajati adalah bandara yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan kargo dan charter.

Ia juga menuturkan, sejak adanya kabar mengenai revitalisasi yang akan dilakukan pada bandara Halim Perdanakusuma, ada beberapa operator kargo yang telah menyampaikan rencananya untuk beroperasi di KJT. Meskipun memang pihak operator juga belum melakukan tindak lanjut soal itu.

"Kami memang berharap kargo dan charter dipindahkan ke Kertajati. Karena BIJB sudah punya fasilitas dan alat yang lengkap dan siap digunakan," ujarnya, Senin (24/1/2022).
Secara jangka panjang, pihak BJB yang memang merupakan pihak pengelola bandara Kertajati memang telah menentukan dan menyusun konsep sebagai hub e-commerce. Melalui konsep tersebut diketahui terdapat potensi kargo yang cukup besar yakni sebanyak 500.000 ton setiap tahunnya.

"Perlahan-lahan kami ke arah situ, termasuk gudang. Kalau saat ini sudah ada gudang juga tapi kapasitasnya baru ratusan ton per hari. Kami akan persiapkan gudang yang lebih besar lagi," imbuhnya.

Karena itu, dia berharap agar para pelaku e-commerce di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tegah yang selama ini selalu melakukan operasi melalui Bandara Soekarno Hatta atau Halim Perdana kusuma, juga dapat memiliki gudang di Bandara Kertajati.

Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya, Muhammad Awaludin selaku Direktur Utama AP II, telah mengatakan bahwa Bandara Halim Perdanakusuma akan ditutup sementara mulai tanggal 26 Januari 2022 karena untuk revitalisasi sesuai Peraturan Presiden No. 9/2022.

Awaludin juga mengatakan bahwa Bandara Kertajati dipersiapkan untuk mendukung adanya perpindahan pesawat kargo, penempatan pesawat RON, penerbangan charter, dan juga kegiatan Touch and Go Military.

Dia kemudian secara rinci menyebutkan ada sebanyak 21 operator diantaranya terdapat dua maskapai niaga berjadwal, 17 maskapai niaga tidak berjadwal, dua maskapai kargo, dengan jumlah total 67 unit pesawat, dan juga ada 12 unit pesawat militer yang nantinya akan melakukan perpindahan dari Bandara Halim Perdana Kusuma selama masa revitalisasi.