freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

PENGIRIMAN DARAT

Jalan Tol Trans Sumatra Tahap I Akan Segera Digarap hingga 2024 Mendatang

31 Oktober 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Jalan Tol Trans Sumatra Tahap I

via.detik.com.jpg

• PT Hutama Karya menargetkan proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra Tahap I diselesaikan pada tahun 2024.

• Pembangunan JTTS ini memang begitu didukung didukung oleh pemerintah berupa pendanaan PMN bahkan juga untuk beberapa ruas konstruksinya yang telah mendapatkan pendanaan dari ekuitas juga penerbitan GMTN.

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra pada Tahap I dapat diselesaikan pada tahun 2024 mendatang.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa pada 2023 mendatang Hutama Karya akan fokus menyelesaikan seluruh pembangunan JTTS ruas tahap I dengan target pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1, 5 dan 6, Kisaran – Indrapura, Sicincin – Padang, Bangkinang – Pangkalan, Pekanbaru – Bangkinang, dan Binjai – Langsa Seksi Binjai – Pangkalan Brandan.

Perusahaan juga dapat mengoperasionalkan antara lain ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 1, 5 dan 6, ruas tol Indrapura – Kisaran, ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat, ruas tol Bangkinang – Pangkalan, dan ruas tol Indralaya – Muara Enim seksi Indralaya - Prabumulih.

“Fokus perusahaan pada tahun 2023 hingga 2024 mendatang untuk menyelesaikan pengerjaan konstruksi JTTS tahap I,” dalam keterangan resminya, Rabu (26/10/2022).

Pada tahun ini, target penambahan ruas JTTS sepanjang ekuivalen 77,26 km diantaranya adalah ruas Kisaran–Indrapura sepanjang 11,11 km, Pekanbaru–Bangkinang sepanjang 4,95 km, Bangkinang – Pangkalan sepanjang 4,19 km, Binjai– Langsa (Seksi Binjai–Pangkalan Brandan) sepanjang 24,07 Km, Sigli–Banda Aceh (Seksi 1,5 dan 6) sepanjang 0,35 km, Simpang Indralaya–Prabumulih 21,12 km dan ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat 10 km.

Realisasi pembangunan dari target penambahan ruas JTTS 2022 per September 2022 di antaranya ruas Kisaran–Indrapura sepanjang 9,09 km, Pekanbaru–Bangkinang sepanjang 1,62 km, Bangkinang – Pangkalan sepanjang 2,59 Km, Binjai–Langsa (Seksi Binjai-Pangkalan Brandan) sepanjang 11,15 km, Sigli–Banda Aceh (Seksi 1,5 dan 6) sepanjang 0,64 km, Simpang Indralaya–Prabumulih sepanjang 15,37 Km, dan ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang 7,7 km.

Di samping itu, per September 2022 saja ruas JTTS tambahan ruas tol yang beroperasi di antaranya yaitu ruas tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2 sepanjang 6 km dan Binjai–Stabat Seksi 1 sepanjang12 km, ada pula ruas tol yang akan beroperasi dalam waktu dekat yakni ruas tol Bengkulu–Taba Penanjung sepanjang 17 km dan ruas Pekanbaru– Bangkinang sepanjang 31 km.

Sekadar hanya untuk informasi saja bahwa pembangunan JTTS ini memang begitu didukung oleh pemerintah berupa pendanaan PMN (Penyertaan Modal Negara) bahkan juga untuk beberapa ruas konstruksinya yang telah mendapatkan pendanaan dari ekuitas juga penerbitan GMTN (Global Medium Term Notes).