freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

PENGIRIMAN UDARA

Ini Penyebab Kemenhub Siapkan Insentif untuk Industri Penerbangan

21 Juli 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Industri Penerbangan

Ilustrasi Pesawat via rri.co.id

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini akan memberikan beberapa program juga insentif untuk industri penerbangan.

Isnin juga mengatakan bahwa program stimulus atau insentif ini tentu sangat diperlukan untuk bisa menanggulangi kondisi sekarang ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sekarang ini mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini akan segera memberikan beberapa program juga insentif untuk industri penerbangan.

Hal tersebut juga tentu saja dilakukan untuk bisa meringankan beban operasional maskapai penerbangan yang memang tertekan oleh lonjakan harga avtur.

Nur Isnin Istiartono selaku Sekretaris Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub di sini menuturkan bahwa saat ini pihaknya memang tengah mempersiapkan banyak program stimulus atau insentif untuk membantu maskapai penerbangan.

"Bagaimana kita bersama dr sisi pemerintah kita berupaya, dulu ada kita akan mengulang sudah mempersiapkan, berkomunikasi bagaimana ada relaksasi, ada stimulus atau insentif dari sisi pemerintah, termasuk perhubungan udara," ungkap Isnin, dalam Diskusi Virtual yang digelar Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJPI), Minggu (17/7/2022) malam.

Lebih jauh lagi, Isnin juga mengatakan bahwa program stimulus atau insentif ini tentu sangat diperlukan untuk bisa menanggulangi kondisi sekarang ini. Terlebih lagi, saat ini beberapa maskapai pun juga sudah melakukan peningkatan harga jual tiket pesawat, sebagai imbasnya dari meroketnya harga bahan bakar.

"Disampaikan apabila harga tiket melambung tinggi akan berdampak kepada bumerang ke industri penerbangan sendiri. Di sini bagaimana kita bersama-sama dari sisi pemerintah kita akan berupaya," ungkap dia.

Isnin di sini juga tidak membeberkan lebih detail lagi tentang insentif apa yang memang akan diberikan nantinya kepada para pelaku industri penerbangan. Namun, beliau di sini menekankan bahwa memang dalam waktu dekat ini akan ada insentif baru yang memang dikeluarkan di industri penerbangan.

"Dari sisi insentif juga kami sedang olah butuh waktu beberapa hari hingga satu minggu untuk ada yang bisa membantu rekan-rekan (maskapai penerbangan) semua agar sama-sama kita survive, karena kita saling membutuhkan dan negara juga membutuhkan rekan-rekan untuk melayani," jelasnya.