freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

INFO INDUSTRI

Di Saat Ekonomi Indonesia Mulai Maju Pesat Kini Justru Ada Krisis Kontainer

26 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Kontainer logistik barang

Container Logistic © planet_fox planet_fox via Pix...

• Pemerintah melakukan banyak upaya untuk melakukan pemulihan ekonomi negara pasca serangan pandemi Covid-19. Salah satunya adalah mereka lakukan melalui program pemulihan ekonomi nasional.

• Finari Manan lebih lanjut juga menyinggung tentang potensi penerimaan devisa hasil ekspor, yang mana kini sebagaimana diketahui bahwa kegiatan ekspor sudah mulai berjalan baik dan normal.

Pemerintah terus berupaya untuk membangkitkan ekonomi Indonesia dari hantaman badai pandemi Covid-19. Bukan hanya melalui Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), namun juga melalui berbagai hal lain. Salah satunya adalah sinergi yang dilakukan oleh berbagai instansi untuk mewujudkan PEN.

Finari Manan selaku Kepala Bea Cukai Soekarno Hatta, pada Rabu 17/11/2021, hadir pada acara yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Banten yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten, H. Wahidin Halim.

Agenda rapat yang dibahas kali ini adalah tentang upaya pemulihan ekonomi nasional yang juga turut diikuti oleh pimpinan perwakilan Kementerian Keuangan Banten.

Pada rapat tersebut, mulanya dibuka dengan sambutan yang dilakukan oleh Wahidin, yang mana dalam sambutan tersebut dia menyinggung masalah stabilitas ekonomi akibat pandemi. Selain itu, Wahidin juga menyampaikan tentang sinergi Kemenkeu Banten dan Pemerintahan Banten dalam mengelola keuangan daerah, yang mana hal ini sangat penting untuk mendukung program PEN yang sedang digelorakan oleh pemerintah.

Finari Manan lebih lanjut juga menyinggung tentang potensi penerimaan devisa hasil ekspor, yang mana kini sebagaimana diketahui bahwa kegiatan ekspor sudah mulai berjalan membaik dan normal. Ia juga menyampaikan tentang kiat-kiat yang dilakukan oleh Bea Cukai Soekarno – Hatta agar bisa terus mendukung kegiatan ekspor untuk pelaku UMKM, yang cukup potensional dalam mendorong penerimaan negara.

“Kami telah membentuk wadah komunikasi dengan berbagai Kedutaan Besar RI di negara-negara sahabat, salah satunya di Uni Emirat Arab. Kualitas kopi Indonesia menstimulus permintaan pohon kopi diekspor ke sana. Selain itu, komoditas lainnya yang cukup diminati adalah pisang merah. Apabila kita dapat membangun rantai pasokan itu, tentunya akan berdampak baik pada perekonomian Banten,” ungkap Finari.

Dalam acara tersebut, Wahidin juga menyampaikan apresiasinya terhadap capaian kinerja seluruh instansi perwakilan Kemenkeu Banten, dan berharap kolaborasi Kemenkeu Banten selaku pemerintah pusat pemprov Banten akan bisa semakin kuat, dan juga mampu memberikan manfaat untuk perkembangan Banten.

“Kunjungan kerja ini merupakan upaya koordinasi antara Bea Cukai bersama Pemerintah Provinsi DIY dalam rangka mengamankan penerimaan negara di provinsi D.I. Yogyakarta dan untuk mengawal program PEN,” ujar Purwantoro dalam kegiatan kunjungan.