freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

REGULASI

Bias Perlindungan Lintas Batas, Investment Fund UE Belum Maksimal

23 Februari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Investasi

Investasi via hedgethink.com

• Integrasi pasar investment fund akan menawarkan dunia bisnis dan investasi di Uni Eropa sumber dana yang lebih beragam.

• Investment fund ini terbentuk pada tahun 1985 di bawah bendera Uni Eropa dengan tujuan untuk menghilangkan hambatan pada operasional lintas batas internal UE.

Kumpulan dana investasi (investment fund) bentukan Uni Eropa sebesar 19 triliun euro atau setara US$21,45 triliun per 2020 dianggap belum memberikan keuntungan dan perlindungan pada investor.

Dalam sebuah laporan European Court of Auditors (ECA) pada Senin (21/2/2022) menyebutkan, investment fund belum berhasil mewujudkan pasar tunggal di seluruh Uni Eropa.

Sepanjang 2020, hampir 70 persen pasar investasi Uni Eropa masih terpusat di 4 negara saja yaitu Luksemburg (US$5,32 triliun), Irlandia (US$3,48 triliun), Jerman (US$2,7 triliun), dan Prancis (US$2,23 triliun).

Perwakilan anggota ECA yang memimpin audit, Rimantas Sadzius berharap pasar investment fund lebih terintegrasi menawarkan dunia bisnis di UE dengan sumber dana yang lebih beragam serta memberikan jaminan perlindungan bagi investor.

“Harapannya pasar investment lebih terintegrasi dan menawarkan dunia bisnis di UE dengan sumber dana yang lebih beragam, memberikan perlindungan yang lebih baik pada investor dan membuka pilihan yang lebih luas,” tutur Sadzius.

Dia mengatakan hambatan lintasan batas akan tetap ada, standar pengawasan di antara negara anggota yang terlibat masih sangat berbeda serta kurangnya benefit bagi investor.

Sebagai informasi, investment fund ini terbentuk pada tahun 1985 di bawah bendera Uni Eropa dengan tujuan untuk menghilangkan hambatan pada operasional lintas batas internal UE. Perlu diketahui, jumlah investasi lintas batas di sebagian besar negara UE masih sangat rendah karena pemerataan distribusi investment fund hanya terpusat di sebagian besar pasar domestik.

Selain itu, dukungan kemudahan meliputi biaya rendah dan pilihan instrument investasi bagi investor masih belum terwujud sehingga biaya investasi masih melambung tinggi, bahkan menghasilkan gap yang jauh antara satu negara dengan lainnya.

Investor seringkali dihadapkan pada biaya yang timbul akibat praktik penjualan yang tidak jelas dan saran yang bias dari perantara keuangan, sehingga mereka ditawari produk yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.

Hambatan tersebut membuat playing field tercipta tidak setara. Auditor juga mencatat adanya isunya lain yang mencuat di dalam pasar, seperti perpajakan, minat pasar lokal, dan cara manajer asset mendistribusikan dana investor tidak dapat ditangani oleh undang-undang Uni Eropa.

Menanggapi hal ini, Komisi UE menyatakan bahwa sudah mengambil langkah tertentu untuk mengubah amandemen sistem investment fund pada 25 November 2021. Namun perlu cukup waktu sampai semua pihak merasakan dampaknya.

“Setidaknya perlu waktu 6-7 tahun untuk mengevaluasi manfaat dari amandemen ini. Waktu tersebut ditentukan oleh lamanya diskusi Dewan UE dan Parlemen Eropa sebelum mengamandemen usulan yang baru-baru ini,” dalam sekutip pernyataannya.

Adapun terkait kegiatan lintas batas, Komisi Uni Eropa menganggap paspor perusahaan manajemen yang digunakan dalam kumpulan dana untuk mengamankan investasi (UCITS) sudah banyak digunakan terutama pada investor ritel.