freightsight
Selasa, 5 Juli 2022

INFO INDUSTRI

ALFI Terus Mendorong Inovasi dan Kolaborasi Agar Bisa Perkuat Logistik Nasional

10 Januari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

ALFI Logistik

Yukki Nugrahawan via truckmagz.com

• Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) selama ini terus melakukan dorongan terhadap langkah inovasi dan kolaborasi, serta membangun rantai pasok berbasis digital untuk bisa meningkatkan daya saing.

• Ia juga menyampaikan bahwa selama masa pandemi ini, diketahui masyarakat mulai beralih memanfaatkan belanja online untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) selama ini terus melakukan dorongan terhadap langkah inovasi dan kolaborasi, serta membangun rantai pasok berbasis digital untuk bisa meningkatkan daya saing. Hal tersebut adalah dalam upaya untuk menguatkan industri logistik nasional di masa depan.

Yukki Nugrahawan Hanafi selaku Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia, mengatakan bahwa di tengah masa pandemi Covid serta keadaan pasar Indonesia yang dinamis, maka membuat sektor logistik membutuhkan kolaborasi dan dorongan dari berbagai macam pihak. Beberapa stake holder terkait adalah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Sejak beberapa waktu silam, ALFI terus mendorong dan menjadikan logistik Indonesia lebih kompetitif, dinamis dan inovatif. Kami juga berharap agar anggota ALFI dapat terus berkolaborasi dengan semua pihak, karena kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan logistik Indonesia yang lebih kompetitif dan inovatif,” ujar Yukki melalui keterangan di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Agar bisa mewujudkan hal tersebut, kemudian ALFI mendorong semua pihak untuk dapat berkolaborasi dan menghilangkan ego sektoral untuk meningkatkan ekonomi nasional serta bisa bergerak lebih cepat untuk memulihkan ekonomi setelah masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Yukki juga menegaskan bahwa AFLI memberikan apresiasi upaya yang diberikan oleh Pemerintah RI yang terus memperkuat pertumbuhan ekonomi digital pada kawasan perdesaan. Karena menurut Yukki, akan ada banyak mempermudah transaksi digital yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan pedesaan.

Ia juga menyampaikan bahwa selama masa pandemi ini, diketahui masyarakat mulai beralih memanfaatkan belanja online untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka. Dengan kondisi tersebut, maka pelaku usaha logistik perlu untuk segera melakukan adaptasi terhadap perubahan.

“Sekarang ini pola bisnis dan perdagangan juga telah berubah bahkan industri juga telah melakukan berbagai perubahan lantaran mereka tidak hanya melihat dari sisi logistik tetapi supply chain (rantai pasok),” ujar Yukki yang juga Chairman Asean Federation of Forwarder Association (AFFA).