freightsight
Jumat, 3 Februari 2023

PENGIRIMAN DARAT

Proyek Tol Semarang – Demak Seksi 2 Diproyeksikan Akan Rampung Pada Oktober Tahun Depan

2 Desember 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Proyek pembangunan tol

Excavator-machine-construction-site © Cegoh via Pi...

• Baru-baru ini telah diungkapkan bahwa pembangunan jalan tol Semarang – Demak diperkirakan akan bisa selesai pada tanggal 28 Oktober 2022 nanti.

• Lebih lanjut, Andi juga menyampaikan bahwa total nilai proyek paket kedua adalah sebesar Rp 5,7 triliun. Tingkat pengerjaannya juga terbilang cukup sulit karena lokasinya melintasi rawa-rawa.

Baru-baru ini telah diungkapkan bahwa pembangunan jalan tol Semarang – Demak diperkirakan akan bisa selesai pada tanggal 28 Oktober 2022 nanti. Yang mana tanggal tersebut juga bertepatan dengan hari sumpah pemuda.
Proyek tol yang dikerjakan mulai dari Sayung hingga Demak ini nantinya akan sepanjang 16,31 km, dan kemungkinan biayanya adalah Rp 5,7 triliun.

Andi Gani Nena Wae selaku komisaris utama PT Pembangunan Perumahan (PP), menyampaikan bahwa proyek tol Semarang – Demak akan memiliki dua seksi pengerjaan. Seksi pertama adalah ruas Kaligawe hingga Sayung yang panjangnya 10,39 km. Proyek pertama ini baru selesai dikerjakan,

Sedangkan untuk seksi II ruas Sayung – Demak, saat ini juga sudah mulai dikerjakan. Pengerjaan lebih awal ini membuat capaian progres yang memuaskan, yakni sudah sampai sebesar 58%. Sedangkan secara keseluruhan proyek pembangunan tol Semarang – Demak ini akan rampung pada tahun 2024 nanti.

“Kita targetkan seksi dua selesai 28 Oktober 2022 pak, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Ini akan mempercepat dua bulan dari target awal yang rencananya selesai pada Desember 2022,” kata Andi, dalam keterangan resmi, Sabtu (27/11/2021).

Pernyataan tersebut diberikan oleh Andi, saat dirinya didatangi oleh Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, yang melakukan kunjungan secara langsung ke lokasi proyek di Desa Loireng Sayung, Demak, untuk melakukan peninjauan progres pekerjaan pembangunan tol Semarang – Demak.

Lebih lanjut, Andi juga menyampaikan bahwa total nilai proyek paket kedua adalah sebesar Rp 5,7 triliun. Tingkat pengerjaannya juga terbilang cukup sulit karena lokasinya melintasi rawa-rawa.

“Kami gunakan teknik terbaru agar kualitas tol terjamin dan aman digunakan ke depannya. Jadi tidak hanya 10-20 tahun, tapi bisa digunakan dalam waktu cukup panjang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ganjar Purnowo selaku Gubernur Jawa Tengah juga menyampaikan apresiasinya secara langsung terhadap pengerjaan proyek tersebut. ia menilai jalan tol Semarang – Demak adalah sebuah usaha untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada di sekitar Semarang dan Demak.

“Ini ikhtiar kita bersama yang sudah lama sekali, untuk mengatasi kemacetan di Kaligawe. Dengan adanya jalan tol Semarang-Demak ini, kemacetan di Kaligawe dan sekitarnya akan teratasi. Transportasi punya pilihan jalur yang lebih lancar melalui tol ini,” katanya.