freightsight
Rabu, 28 September 2022

PELABUHAN

Pemerintah Siapkan Pelabuhan Depapre Jadi Hub Indonesia Timur

17 Januari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Pelabuhan Depapre

Pelabuhan Depapre via Dok. jayapurakab.go.id

• Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menjadikan Pelabuhan Depapre yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua, untuk menjadi hub bagi wilayah Indonesia Timur.

• Sebelum ini sebagaimana diketahui bahwa pihak Kemenhub mulai melakukan pembangunan Pelabuhan Depapre adalah pada tahun 2015 lalu sampai 2020. Proses pembangunan tersebut menghabiskan dana yang terbilang cukup banyak, yakni sebesar Rp 175 miliar yang bersumber dari APBN.

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menjadikan Pelabuhan Depapre yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua, untuk menjadi hub bagi wilayah Indonesia Timur. Hal ini dilakukan demi bisa melakukan optimalisasi kinerja kegiatan pelabuhan wilayah timur Indonesia yang juga melayani kegiatan peti kemas dan penumpang perintis.

“Harapan kami seluruh pemangku kepentingan baik dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan unsur terkait lainnya, bersama-sama berperan aktif dan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kinerja Pelabuhan Depapre,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (12/1/2022).

Terhitung sejak awal tahun 2021, Pelabuhan Depapre telah melakukan pelayanan untuk rute tol laut dan menghubungkan wilayah Papua dan Papua Barat. Karena itu, pemerintah merasa perlu adanya peningkatan muatan balik dari timur ke barat.

“Papua memiliki potensi komoditas yang banyak sekali mulai dari ikan, rumput laut, kayu, dan lain sebagainya. Kalau ini diusahakan, akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Papua dan juga dapat mengoptimalkan kinerja kapal tol laut karena tidak ada muatan yang kosong,” tutur Budi.

Selain itu, Kabupaten Jayapura yang memang menjadi sentra pembangunan di wilayah Papua, saat ini menjadi salah satu sorotan nasional serta dunia. Hal tersebut bisa dilihat dari adanya pembangunan beberapa infrastruktur, misalnya seperti Stadion Lukas Enembe yang memiliki standart internasional, dan Bandara Sentani di Jayapura yang juga tengah dikembangkan menjadi bandara Internasional.

"Ke depan, Pelabuhan Depapre akan menjadi Pelabuhan Utama yang diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya," tambahnya.

Sebelum ini sebagaimana diketahui bahwa pihak Kemenhub mulai melakukan pembangunan Pelabuhan Depapre adalah pada tahun 2015 lalu sampai 2020. Proses pembangunan tersebut menghabiskan dana yang terbilang cukup banyak, yakni sebesar Rp 175 miliar yang bersumber dari APBN.

Sebelumnya proses pembebasan lahan telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2007 sampai 2013 dengan luas lahannya adalah sebesar 24,83 hektare dari total keseluruhan 74 hektare lahan yang diperlukan. Saat ini pekerjaan reklamasi juga sedang dilakukan dengan luasan sekitar 15,67 hektare.