freightsight
Selasa, 9 Agustus 2022

PENGIRIMAN LAUT

Pasar Berkembang, CSBC Harap Kekeringan Pesanan Kapal Segera Berakhir

5 Agustus 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

CSBC

CSBC via dreamstime.com

CSBC Corp, operator pembuat kapal Taiwan memiliki harapan besar bahwa pasar pengiriman peti kemas yang berkembang pesat mampu mengakhiri kekeringan pesanan kapal dagang.

CSBC Corp, operator pembuat kapal Taiwan memiliki harapan besar bahwa pasar pengiriman peti kemas yang berkembang pesat mampu mengakhiri kekeringan pesanan kapal dagang.

Sebelumnya (2/8), manajemen mengumumkan bahwa mereka sedang berdiskusi dengan klien untuk memproduksi kapal bermuatan 15.000 TEU dan 2.000 - 3.000 TEU.

Wakil Presiden CSBC, Chou Chih-Ming mengatakan meskipun ekonomi dunia menunjukkan tanda pelemahan akibat target program nol emisi karbon pada 2050, perusahaan pelayaran tetap meningkatkan investasi dan bergegas memesan pembangunan baru untuk menggantikan kapal lama dan kapal sewaan.

Persoalan ini terlepas dari catatan pesanan kapal peti kemas yang mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Dengan database perusahaan menunjukkan 880 kapal dari gabungan kapal 6.8m TEU yang sedang dibuat – dengan rasio pesanan terhadap armada lebih dari 30%.

Dari jumlah tersebut, artinya da 90 kapal muatan 15.000 TEU dan setidaknya ada 140 kapal bermuatan 2.000 - 3.000 TEU.

Di sisi lain, CMA CGM adalah salah satu operator penyedia tonase yang rutin memesan kapal baru. Perusahaan ini dilaporkan telah memilih Dalian Shipbuilding (pembuatan kapal Dalian) untuk membangun lima kapal berbahan bakar metanol 15.000 TEU.

Mr. Chou mencatat bahwa pada awal tahun depan, Organisasi Maritim Internasional akan meminta pengurangan 5% dalam emisi karbon. Kemudian pengurangan ditingkatkan sekitar 2% setiap tahun, hingga mencapai 11% pada 2026.

"Perusahaan perkapalan memiliki dua pilihan, yaitu membangun kapal baru atau memperlambat pembangunan kapal yang ada," ujarnya.

Ia juga mencatat, pesanan pembangunan baru telah pulih dalam dua tahun terakhir akibat kenaikan harga bahan baku.

Sebagai informasi, pemerintah Taiwan memiliki lebih dari 27% saham CSBC melalui National Development Fund, Ministry of Economic Affairs, dan CPC Corporation. Tahun lalu, CSBC mengakhiri empat tahun perjanjian dengan laba bersih sekitar $ 345.000.

Karena pesanan kapal dagang memudar, mereka fokus pada pembangunan kapal angkatan laut untuk pemerintah.

CSBC juga membangun empat kapal 2.800 TEU secara spekulatif dan telah mengundang tender dari 20 perusahaan pelayaran untuk menyewa atau membelinya. Adapun penawaran yang diajukan oleh 10 perusahaan sedang dalam peninjauan.

Sementara itu, boxships akan dikirimkan pada Q3 23 dan CSBC mengharapkan mereka untuk memberikan kontribusi positif terhadap pendapatannya tahun depan.