freightsight
Sabtu, 2 Maret 2024

INFO INDUSTRI

Maersk Capai Rekor Profit, Tapi Pendapatan Tetap Rendah

3 November 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

tcsmith.com

Maersk mencapai rekor laba bersih baru sebesar $8,9 miliar di kuartal 3 namun perusahaan raksasa ini mengatakan pendapatan tetap rendah.

Maersk mencapai rekor laba bersih baru sebesar $8,9 miliar di kuartal 3. Namun perusahaan raksasa ini mengatakan pendapatan tetap rendah karena tarif pengiriman menurun dan biaya operasi lebih tinggi mulai berdampak pada neraca.
Pendapatan konsolidasi Maersk melonjak 37% pada kuartal ketiga secara yoy menjadi $22,8 miliar. Adapun $18 miliar dihasilkan oleh bisnis linernya.

Profit selama sembilan bulan di tahun 2022 mencapai $26 miliar, yang berarti perusahaan memperkirakan penurunan profitabilitas yang signifikan pada kuartal terakhir. Sementara, jaringan di seluruh liner Maersk turun sebesar 7,5% YoY menjadi 6 juta TEU. Namun terjadi lonjakan pendapatan sebesar 38% yang didukung oleh peningkatan rata-rata 42% menjadi $2.523 per TEU.

“Volume yang dimuat secara negatif dipengaruhi oleh melemahnya permintaan, khususnya di Asia-Eropa dan pasar transpasifik, serta tantangan operasional,” kata Maersk.

Selama perilisan laporan tersebut, CEO Soren Skou mengatakan, tidak ada yang bisa lepas dari pengaruh dinamika pasar yang berubah tiba-tiba.

“Volume tidak dapat disulap begitu saja,” katanya.

Skou mengatakan, Maersk menunjukkan catatan yang baik pada tarif namun lain halnya dengan volume.

“Kami melakukan dialog yang jujur dengan pelanggan kami,” kata Mr Skou mengenai kontrak 2023.

Tetapi dia berharap kontrak serupa diperpanjang untuk tahun depan, atau lebih tinggi dari 70% kontrak sebelumnya.

“Pelanggan kontrak kami sama-sama tertarik untuk memiliki komitmen jangka panjang dengan kami seperti pada tahun 2021 dan 2022, jadi tidak ada perubahan dalam hal itu,” kata Skou.

"Jelas kami sedang menegosiasikan kontrak di lingkungan yang berbeda dari tahun lalu, jadi saya pikir itu adalah asumsi yang adil bahwa kami akan melihat tarif yang lebih rendah dalam kontrak," tambahnya.

Namun, imbuh Skou, strategi yang digunakan harus jelas. Maersk berstrategi bukan untuk mendapatkan pangsa pasar di laut, melainkan untuk mendapatkan bagian dari pelayanan logistik para pelanggan.