freightsight
Jumat, 3 Februari 2023

PENGIRIMAN DARAT

Kementerian PUPR Mengatakan pada 2024 Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditarget Operasi Penuh

12 Agustus 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Tol Serang-Panimbang via bantennews.co.id

Menkomarves dan Menteri PUPR melakukan peletakan batu pertama atau Groundbreaking Seksi ke 3 Senin (8/8/2022)

Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengatakan bahwa Jalan Tol Serang - Panimbang membentang sepanjang 83,7 km yang terbagi menjadi 3 Seksi

Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) dan Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) Seksi ke 3 Ruas Cileles – Panimbang yang tepatnya berada di Ruas Simpang Labuan - Cibaliung STA 16+500 Gerbang Tol Exit Panimbang, Senin (8/8/2022) kemarin.

Seperti yang telah diketahui bahwa saat ini Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rupanya telah berkomitmen untuk segera melanjutkan pembangunan Jalan Tol Serang - Panimbang yang terletak di Provinsi Banten sepanjang 83,67 km.

Luhut di sini mengatakan bahwa dengan kehadiran jalan tol ini tentu saja akan bisa mendorong perekonomian yang ada di wilayah Banten, khususnya melalui sektor pariwisata dan sektor industri.

"Pertumbuhan ekonomi Banten akan tambah bagus, sekarang sudah lebih dari 5,4 persen atau diatas rata-rata nasional. Jadi kalau tol ini selesai, saya kira mereka dapat tumbuh di atas 6 persen dalam beberapa tahun ke depan," ungkap Luhut.

Jalan Tol Serang - Panimbang ini yang nantinya akan melintasi beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Banten seperti Serang, Lebak dan Pandeglang. Ini pun yang nantinya sangat diharapkan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat, baik itu dari sektor industri, barang dan jasa karena memang akan tersambung dengan Tol Jakarta - Merak, termasuk juga di dalamnya mendukung akses menuju kawasan pariwisata Banten dan sekitarnya, seperti Kawasan Ste Pariwisata Tanjung Lesung dan juga Taman Nasional Ujung Kulon.

Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengatakan bahwa Jalan Tol Serang - Panimbang membentang sepanjang 83,7 km yang terbagi menjadi 3 Seksi, yaitu Seksi 1 Ruas Serang – Rangkasbitung sepanjang 26,50 km yang telah beroperasi sejak Desember 2021. Kemudian dilanjutkan dengan Seksi ke 2 Rangkasbitung - Cileles yang sepanjang 24 km dengan progres konstruksi mencapai 31,20% dan Seksi 3 Cileles - Panimbang sepanjang 33 km.

"Sekarang kita groundbreaking bagian Pemerintah dengan anggaran Rp4,6 triliun akan kita selesaikan pada kuartal pertama 2024 untuk mendukung destinasi wista Tanjung Lesung," ungkap Menteri Basuki.

Bukan hanya itu saja , dengan adanya kehadiran Jalan Tol tentu saja sangat diharapkan bisa memberikan kemudahan serta efisiensi waktu perjalanan dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya membutuhkan waktu tempuh sekitar 4 - 5 jam dan nantinya hanya akan menjadi sekitar 2 - 3 jam saja. Pembangunan Jalan Tol Serang - Panimbang Seksi Cileles - Panimbang tentu juga akan diikuti dengan pembangunan 18 jembatan, 3 underpass dan 11 overpass. Bertindak selaku kontraktor lokal yaitu PT Wijaya Karya juga PT Adhi Karya.

PJ Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan bahwa dengan kehadiran Jalan Tol Serang - Panimbang tentu saja manfaatnya sangat luar biasa karena bisa memperlancar konektivitas antara DKI Jakarta, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang bahkan sampai Kabupaten Lebak.

"Kami optimis ke depan jalan tol ini menjadi pemicu berkembangnya pusat pertumbuhan yang tentu akan berdampak positif pada Banten yang semakin maju. Terima kasih atas segala arah kebijakan pembangunan untuk Provinsi Banten," kata Gubernur Al Muktabar.