freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

PENGIRIMAN UDARA

Kemendag Dukung Ekspor Perikanan Sulut Dengan Lakukan Lepas Ekspor ke Jepang

15 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Ekspor perikanan

Fishing in Andoya, near Lofoten. © Knut Troim via ...

Telah dilakukan pelepasan ekspor komoditi ikan Provinsi Sulawesi Utara ke Jepang pada Rabu 10/11/2021. Pelepasan tersebut dilakukan oleh Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara. Komoditi perikanan yang kali ini dilepas adalah sebanyak 15 ton.

“Kegiatan ini merupakan kerja sama antara berbagai pihak terkait dalam mendorong pemasaran produk – produk unggulan daerah Sulawesi Utara dan sekitarnya ke pasar global termasuk pasar Jepang,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di tempat terpisah.

Kegiatan ekspor yang dilakukan oleh pihak pemerintah dan Pemprov Sulawesi utara kali ini menggunakan layanan direct flight dari Bandara Sam Ratulangi – Narita, Jepang. Armada yang digunakan untuk mengangkut komoditi ekspor kali ini adalah Garuda Indonesia. Sebelumnya, Sulawesi Selatan juga diberikan layanan yang sama oleh pihak pemerintah, yakni melakukan direct flight dari Bandar Udara Sultan Hasanudin Makassar ke Hongkong, untuk lakukan kegiatan ekspor ikan.

“Penggunaan kargo udara seperti ini merupakan solusi atas kelangkaan peti kemas dalam pengangkutan melalui jalur laut,” tutur Marolop Nainggolan.

Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan. “Kami mengharapkan hingga akhir tahun 2022 akan tercapai sejumlah 1.000 ton produk ekspor dari Sulawesi Utara ke pasar Jepang menggunakan direct call Garuda Indonesia,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama pihak Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional melakukan kerjasama dengan pihak Japan Eksternal Trade Organization (JETRO) untuk bisa mengadakan pertemuan antara para pelaku usaha di Sumatera Utara dengan Jepang.

“Kegiatan pertemuan antara para pelaku usaha ini dilaksanakan dalam rangka menjaga dan meningkatkan pangsa pasar produk perikanan Indonesia di Jepang,” terang Marolop.

Tidak bisa dipungkiri bahwa komoditi perikanan memang merupakan salah satu yang sangat berpotensi dalam pasar global seperti Amerika dan Jepang. Diketahui bahwa ekspor perikanan yang dilakukan oleh Indonesia pada periode Januari – Agustus 2021 sudah mencapai 2,64 miliar. Dengan angka tersebut maka bisa dikatakan bahwa nilainya tumbuh sebesar 4,05% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.