freightsight
Rabu, 28 September 2022

INFO INDUSTRI

Kedatangan Superbike dan Logistik WSBK Disambut Langsung Oleh Gubernur NTB

11 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

pesawat

Airplane Landed © Riku Lu via Unsplash

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, secara langsung menyambut kedatangan "superbike" atau motor-motor yang nantinya akan digunakan untuk acara World Superbike (WSBK) 2021. Selain superbike, hari itu datang pula beberapa logistik penunjang acara.

Gubernur NTB secara khusus mendatangi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Senin (8/11) untuk melakukan acara penyambutan tersebut.

“Superbike” atau motor-motor beserta logistik yang akan digunakan untuk perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 disambut langsung oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat tiba Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Senin (8/11) malam.

Pada awak media, Dr. H. Zulkiefmansyah, yang didampingi oleh beberapa ODP, secara langsung menyampaikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah malam ini motor-motor yang akan di gunakan dalam World Superbike 19 - 21 November ini di Mandalika sudah tiba di Lombok dengan menggunakan Qatar Air yang langsung terbang dari Doha ke Lombok. Begitu juga dengan logistik lain untuk World Superbike ini,” Ujar laki-laki yang akrab disapa Zul, usai melihat pesawat jenis kargo Boeing 777 Freighter milik maskapai Qatar Airways mendarat sekitar pukul 23.00 WITA.

Lebih lanjut, Bang Zul juga menyampaikan harapannya agar momentum WSBK ini bisa menjadi titik kebangkitan ekonomi untuk Indonesia, khususnya untuk NTB. Karena, sebagaimana diketahui bahwa 2 tahun kebelakang Indonesia juga dilanda oleh pandemi Covid-19.

“Kita hanya bisa berdoa pada Allah agar semuanya lancar dan menjadi penyemangat kita semua untuk bangkit setelah pandemi Covid yang melelahkan..” harap Doktor Ekonomi Industri ini.

Di sisi lain, Operational Director Dorna Sports S.L-Charles Jorba, juga menjelaskan soal logistik superbike dan MotoGP yang saat ini mereka handle. Menurutnya, aktivitas pemindahan logistik yang baru saja mereka lakukan ini bukan kegiatan sederhana, karena mereka bukan hanya memindahkan barang dari negara-negara Eropa yang saling menempel. Akan tetapi mereka juga mengatakan bahwa pihaknya memang sudah cukup berpengalaman dalam memindahkan barang-barang antar benua.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa material yang dipindahkan antar sirkuit di dalam gelaran MotoGP ini, nantinya adalah kurang lebih seberat 260 ribu Kg, atau setara dengan 26 ton. Yang mana berat total tersebut terbagi menjadi, 250 ton adalah logistik MotoGP, Moto2, Moto3, serta keperluan untuk event tambahan seperti Rokie Cup. Sedangkan 50 ton lainnya adalah barang milik Dorna sendiri selaku EO acara ini.

50 ton material logistik milik Dorna adalah terdiri dari berbagai macam peralatan seperti sumber listrik, peralatan pengukuran, safety car, peralatan televisi, pemancar, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dari berat total 210 material milik Tim, kemudian dikemas menjadi sebanyak 300 petikemas. Yang mana, 1 petikemas biasanya memiliki bobot sekitar 10 sampai 20 ton. Sedangkan untuk tim moto2 dan moto3 adalah seberat 4-6 ton setiap timnya.

Untuk semua proses pengirimannya dilakukan sebagaimana pengiriman barang biasa pada umumnya.