freightsight
Sabtu, 2 Maret 2024

PENGIRIMAN DARAT

KAI Logistik Hadirkan Layanan Freight Forwarding demi Raih Pendapatan Rp1,26 Triliun

25 Mei 2023

|

Penulis :

Tim FreightSight

via jnewsonline

**KAI Logistik, anak usaha dari KAI terus meningkatkan pelayanan untuk bisa menghadirkan layanan logistik yang lebih mudah dan beragam.
Layanan freight forwarding ini juga sudah sejalan dengan tagline ispossible, yaitu apapun mungkin dengan KAI Logistik termasuk konektivitas antar pulau yang sebelumnya, belum dapat terpenuhi oleh moda kereta api.

KAI Logistik, sebagai salah satu anak usaha dari KAI hingga saat ini terus meningkatkan pelayanan untuk menghadirkan layanan logistik yang lebih mudah dan beragam. Memahami tingginya kebutuhan logistik, khususnya logistik antar pulau, KAI Logistik untuk saat ini pun juga menawarkan layanan freight forwarding untuk konektivitas antar pulau.

Layanan freight forwarding ini juga merupakan langkah strategis perseroan dalam menangkap pangsa pasar sehubungan dengan peluang yang besar, mengingat Indonesia ini memang merupakan negara kepulauan sehingga kebutuhan dan mobilitas antar pulau menjadi sangat tinggi.

Direktur Utama KAI Logistik TLN Ahmad Malik Syah mengungkapkan bahwa layanan freight forwarding ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik yang mudah dengan beragam opsi moda transportasi. Apalagi tingginya permintaan pengiriman lintas pulau yang telah mendorong perusahaan untuk mampu menghadirkan layanan logistik yang berbasis multimoda.

“Layanan logistik berbasis multimoda salah satunya melalui freight forwarding yang baru saja dioperasikan di tahun 2023 ini,” ujar Ahmad Malik dikutip 24 Mei 2023.

Ia di sini pun juga menyatakan, bahwa layanan freight forwarding ini juga sudah sejalan dengan tagline ispossible, yaitu apapun mungkin dengan KAI Logistik termasuk konektivitas antar pulau yang sebelumnya, belum dapat terpenuhi oleh moda kereta api. Hal ini pun tentu saja juga telah terakomodir melalui Izin Usaha Angkutan Multimoda dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang telah dikantongi KAI Logistik sejak 2021.

“Pada sisi bisnis korporasi, layanan freight forwarding yang merupakan salah satu produk dari segmentasi KALOG Plus ini diharapkan mampu menyumbang pendapatan setidaknya 5% dari target pendapatan tahun 2023 sebesar Rp1,265 triliun,” ucapnya.

Pada tahap awal saja, layanan freight forwarding ini masih juga melayani cakupan domestik dengan menghubungkan Pulau Jawa ke lebih dari 30 kota di Indonesia yang tersebar di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali dan Papua. Kemudian untuk ke depannya, layanan freight forwarding ini juga akan segera menyasar tujuan internasional yang nantinya akan dimulai dari Asia.

Layanan freight forwarding ini di dalamnya pun juga telah melayani pengiriman kargo lokal antar pulau dengan menggunakan moda trasportasi kapal laut yang sudah menggunakan kontainer dengan beberapa jenis layanan diantaranya Less Container Load dan Full Container Load dengan fasilitas Port to Port, Door to Door dan kombinasinya.