freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

TEKNOLOGI

Inilah 5 Area Fokus Digitalisasi Industri Logistik Yang Disoroti Kadin

2 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Industri logistik pengiriman laut

Container Ship © evening_tao via Freepik

Arsjad Rasjid, selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, menyampaikan harapannya agar Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) nantinya akan memiliki kemampuan untuk mendorong industri logistik nasional.

Ketua Umum Kadin meyakini bahwa nantinya ALFI akan mampu membuat logistik nasional semakin berkembang. Ia juga yakin bahwa ALFI akan mampu bersaing dalam lingkup domestik maupun global agar menunjang kegiatan ekspor dan impor indonesia dengan kekuatan operasional yang efisien, SDM yang kuat, berkompeten, dan memiliki kinerja mumpuni.

"Dalam blueprint National Logistic Ecosystem (NLE) Indonesia, kami melihat ada lima area fokus untuk digitalisasi industri logistik yang harus menjadi perhatian," kata Arsjad Rasjid dalam keterangan resmi, Rabu (27/10).

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan apa saja 5 area fokus yang kini sedang menjadi sorotan Kadin. Yang pertama adalah kemitraan antara pemain publik dan juba swasta untuk menciptakan transparansi dalam sistem.

Hal kedua yang menjadi sorotan adalah, bisa adanya integrasi data dari semua pemangku kepentingan terkait di sektor publik, maupun swasta, agar terciptanya pandangan logistik dari berbagai hal yang terkait dengan logistik.

Yang ke tiga adalah, melakukan dorongan pengembangan teknologi logistik digital. Dari keterangan Arsjad pula diketahui bahwa nantinya harus diadakan program pendampingan startup dan juga peningkatan akses pendanaan.

Lalu, poin ke empat yang menjadi sorotan adalah, merekomendasikan perubahan peraturan yang diperlukan untuk memungkinkan berbagai informasi yang diperlukan antara sektor publik dan swasta. Hal ini tentunya tidak bisa dipungkiri memang menjadi hal yang sangat penting, karena jika ada aturan-aturan baru yang diperlukan, maka pelaku logistik harus melakukan rekomendasi, agar tercipta sistem yang lebih baik.
Kelima, pengembangan jaringan informasi dan terkomunikasi untuk transportasi laut agar memungkinkan digitalisasi. Adanya sistem informasi digital yang memungkinkan diakses dengan mudah, tentunya akan sangat menguntungkan para pelaku di sektor logistik.

"Kami harapkan Kadin dan ALFI bersama mengawal 5 fokus program NLE Indonesia ini, demi mencapai tujuan Indonesia Emas melalui industry 4.0," tuturnya.