freightsight
Rabu, 28 September 2022

PELABUHAN

Ini Strategi Kemenhub Untuk Dukung Kelancaran Distribusi Barang Lewat Tol Laut

17 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Distribusi barang pelabuhan

Harbor located near rippling sea water © Rafael de...

Program tol laut merupakan salah satu upaya yang dipilih oleh kementerian perhubungan untuk mengusung konsep HUB (pelabuhan utama) dan SPOKE (pelabuhan pengumpan). Hal ini mereka lakukan demi bisa memperlancar distribusi barang.

Budi Karya Sumadi, selaku Menteri Perhubungan, menyampaikan harapannya tentang distribusi barang dan pengembangan ekonomi di wilayah 3TP (terdepan, terpencil, tertinggal, dan perbatasan) agar bisa lebih optimal. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini biaya pengiriman ke wilayah 3TP sampai kini masih sangat mahal, terkhusus untuk wilayah Indonesia Timur.

"Konsep HUB and SPOKE tersebut, membuat adanya sebuah jaringan pelabuhan yang mampu menjadi alternatif dalam bidang logistik kelautan,” katanya dalam FGD Hub dan Spoke untuk Menunjang Tol Laut, Selasa (16/11/2021).

Budi karya mengatakan, konsep HUB dan SPOKE mereka usung sebagai sebuah pola jaringan, yang memanfaatkan berbagai pelabuhan pengumpul. Karena itu, pihak pelabuhan utama meminta agar muatan dan pengiriman barang sementara ke pelabuhan lain, bisa berperan jadi pengumpan.

Ia juga menyebutkan bahwa, desain yang mereka usung adalah menggunakan kapal besar untuk melakukan distribusi muatan antar HUB atau yang juga dikenal dengan konsep line. Sedangkan untuk berbagai kapal yang ukurannya lebih kecil, nantinya akan digunakan untuk mengangkut barang dari HUB ke SPOKE, ataupun sebaliknya.

"Ini sangat bermanfaat untuk pengangkutan barang ke daerah yang sulit dijangkau, dan tidak dilayani kapal besar. Sehingga, rute tersebut menjadi rute terbaik dan juga menghasilkan biaya yang paling efisien," kata Menhub Budi.

Menhub juga menyampaikan bahwa konsep HUB dan SPOKE nantinya akan bisa menekan biaya operasional kapal dan biaya pengiriman, dengan melakukan pertimbangan pada harga bahan bakar, muatan yang dibawa kapal, serta biaya kontainer.

Ia juga berharap agar melalui forum ini akan ada berbagai masukan dan saran yang bisa mereka dapatkan, sehingga bisa terjadi optimalisasi pada konsep HUB dan SPOKE yang mereka usung.

"Saya berharap, melalui FGD ini memberikan masukan dan saran, untuk efektivitas penerapan HUB and SPOKE, sehingga berdampak pada pemerataan ekonomi secara nasional," tutur Menhub Budi.