freightsight
Rabu, 28 September 2022

PELABUHAN

Ini Alasan Mengapa Kapal Roro Tujuan Ligga Dialihkan ke Pelabuban Pemarik

8 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Kapal senja hari

Photography of Ship © Martin Damboldt via Pexels

Sampai saat ini Movable Bridge (MB) dan Rehabilitasi Dermaga di Pelabuhan Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, masih terus dikerjakan karena memang belum mencapai titik rampung. Padahal, awalnya pengerjaan ini dijadwalkan akan selesai pada, Minggu (31/10/2021), sejak pertama kali dikerjakan pada 10 Oktober lalu.

Akan tetapi melihat keadaan saat ini, bahkan setelah memasuki awal November, ternyata rehabilitasi di Pelabuhan Roro Jagoh masih belum rampung digarap. Hal ini pada akhirnya berdampak pada pelayanan angkutan penumpang dan barang, karena sampai saat ini juga belum bisa dilakukan di Pelabuhan Roro Jagoh.

Selamat, selaku Kepala Dinas Perhubungan Lingga, menyampaikan adanya perpanjangan periode pengerjaan Pelabuhan Jagoh, hingga 25 November nanti.

Di sisi lain, Amirudin selaku Kepala Bidang Perhubungan Laut, mengatakan bahwa perbaikan yang kini dilakukan adalah semata-mata untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan masyarakat, dan juga para pengguna jasa Pelabuhan Roro Jagoh.

“Adapun pekerjaan tersebut pergantian dari lantai papan menjadi grating galvanis dan pergantian besi baja MB yang sudah mulai berkarat dan keropos,” kata Amirudin.

Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa pihak perhubungan telah melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor terkait, menyoal target jangka waktu yang mereka miliki.

"InsyaAllah dalam pertengahan bulan November ini sudah selesai dan bisa dioperasikan kembali," jelasnya.

Amirudin juga mengatakan bahwa pihak Dinas Perhubungan Lingga, telah melakukan koordinasi pada pihak ASDP dan BPTD agar melakukan pengoperasian KMP Senangin serta KMP Kundur di awal bulan November ini.

"Hanya saja untuk sementara ada perubahan rute yaitu ke Pelabuhan Penarik, Kecamatan Lingga. Jika perbaikan Pelabuhan Roro di Desa Jagoh telah selesai, maka rutenya akan kembali seperti rute sebelumnya atau seperti biasa," ungkapnya.

Saat ini setidaknya ada 3 Roro yang pengoperasiannya dihentikan sementara waktu. 3 Roro tersebut adalah, KMP Kundur, KMP Senangin, dan KMP Paray.

KMP Kundur sendiri memang merupakan kapal Roro atau penyeberangan yang biasanya mengangkut penumpang, maupun barang, dengan rute lintasan Tanjungpinang dan Dabo Singkep.