freightsight
Selasa, 5 Juli 2022

TEKNOLOGI

Bea Cukai Kalbar Luncurkan Platform Logistik Terintegrasi

24 Juni 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Bea Cukai

Bea Cukai via media.suara.com

Program nasional Logistics Ecosystem ini sesuai dengan Intruksi Presiden nomor 5 tahun 2020 mengenai pembangunan platform nasional yang mengintegrasikan sistem-sistem yang sudah ada dalam logistik.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalimantan Barat menggelar sosialisasi penerapan Nasional Logistics Ecosystem.

Turut hadir dalam sosialiasi tersebut Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai Agus Sudarmadi sebagai narasumber.

Bertempat di aula kantor Bea Cukai Pontianak, sosialisasi itu dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga pengusaha.

Direktur Kepabeanan dan Cukai Agus Sudarmadi menyampaikan, sosialisasi Program Nasional logistics ecosystem ini sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2020 mengenai pembangunan platform nasional yang mengintegrasikan sistem-sistem yang sudah ada dalam logistik.

"Jadi kita membangun sistem yang mengkolaborasikan antara Goverment to Goverment, Goverment to Bisnis, bisnis to bisnis terkait dengan sistem logistik yang ada, jadi mengkolaborasikan arus uang, orang, barang, dokumen, dan transportasi yang ada di Indonesia," ujarnya pada Selasa (21/6/2022).

Dengan mengalirnya data dan informasi untuk digunakan bersama berbagai pihak antara pemerintahan dan sektor swasta, diharapkan bisa membawa kepada level yang lebih efisien dalam bidang logistik, karena satu diantara target program ini adalah menurunkan biaya logistik.

"Jadi berdasarkan hasil penelitian Bank Dunia, salah satu sumber sumber coast atau biaya terbesar di Indonesia itu adalah ketidakseimbangan informasi antara supply side dan demand side, jadi ketika orang yang membutuhkan dari Demand dan Supply ini, harus melalui dari pihak yang tidak terbuka, dengan adanya sistem ini maka dapat mendorong keterbukaan informasi dan membuat lebih efisiensi," jelasnya.

Ditargetkan pada tahun 2024 program Nasional Logistics Ecosystem sudah dapat direalisasikan di seluruh Indonesia.

Kemudian, dengan adanya terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Agus berharap dapat memberikan dampak positif pada percepatan efisiensi logistik di Kalbar dan Indonesia secara menyeluruh.

Kemudian, Kepala Kantor Bea Cukai Pontianak, Agus Djoko Prasetyo menyampaikan pihaknya sudah siap untuk menjalankan berbagai program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.

"Kami sangat optimis sistem Nasional Logistics Ecosystem ini akan terlaksana di Kalbar pada tahun 2024 ini, dan kami sudah berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait, eksportir, importir, para pengguna jasa sudah kami kumpulkan untuk memanfaatkan fasilitas yang saat ini ada," jelasnya.

Udin Mahmudin, General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak menyampaikan keakuratan data sangat memengaruhi waktu dan efisiensi, dan pihaknya sudah melakukan digitalisasi sistem untuk dapat dikolaborasikan dan mendukung sistem Nasional Logistics Ecosystem.