freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

INFO INDUSTRI

Potensi Menjanjikan, Luhut Klaim Amerika Tertarik Jalin Kerja Sama Supply Chain

7 Mei 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Kerja sama Amerika Serikat

Dokumentasi via berita.teknologi.id

Luhut mengatakan, apabila kerja sama ini terealisasi, akan menjaga keseimbangan geostrategis hilirisasi industri strategis di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim pemerintah Amerika Serikat tertarik mengembangkan supply chain material strategis dengan Indonesia.

Pembicaraan ini terjadi dalam pertemuan Luhut dengan sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat di Washington DC pada Rabu (27/4/2022). Dalam pertemuan itu, Utusan Khusus AS untuk Iklim John Kerry, Menteri Perdagangan Gina Raimondo, Kementerian Keuangan Janet Yellen, dan Perwakilan Kantor Dagang AS Katherine Tai. Selain pejabat AS, Luhut juga berdiskusi dengan Presiden World Bank David Malpass.

"Saya berdiskusi dengan Secretary of Commerce Gina Raimondo, di mana saya menyorot perhatian besar pemerintah AS agar perusahaan AS berkontribusi lebih besar dalam pengembangan Supply chain material strategis dengan Indonesia," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (27/4/2022).

Luhut mengatakan, apabila kerja sama ini terealisasi, akan menjaga keseimbangan geostrategis hilirisasi industri strategis di Indonesia. Saat bertemu Janet Yellen, Luhut membahas kerja sama pembiayaan energi transisi. Luhut berharap pertemuan tersebut menghasilkan pertemuan tim teknis untuk merencanakan aksi dan membangun kerangka waktu.

"Saya juga berdiskusi dengan David Malpass tentang bagaimana cara agar terus bersinergi menghadapi momentum baru percepatan tantangan global, menyiasati pandemi hingga konflik global," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan CEO Tesla Inc., Elon Musik di Giga Factory Tesla, Austin, Texas, Amerika Serikat.

Dalam pertemuan itu, Luhut mengatakan Elon tertarik melakukan investasi pada industri nikel RI.

"Paling melegakan untuk saya adalah saat Elon menyampaikan alasan ketertarikannya pada kerja sama kali ini, karena paparan saya tentang potensi besar industri nikel di Indonesia yang mengubah persepsinya," katanya dalam sebuah keterangan.

Dari paparan tersebut, menurut Luhut, orang terkaya di dunia itu menganggap industri nikel Indonesia punya potensi menjanjikan dan mampu menjadi pemasok bahan baku mobil listrik.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut menyampaikan potensi bahan baku baterai kendaraan listrik akan teroptimalisasi. Mengingat Indonesia saat ini sedang mengeksplorasi terus program hilirisasi mineral.

Luhut juga menyampaikan, Elon akan mengubah jadwalnya untuk bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2022 mendatang dalam kunjungan kenegaraan. Dirinya juga direncanakan akan menghadiri SpaceX. Dirinya mengajak Elon untuk hadir dalam rangkaian acara G20, yaitu B20 yang akan diselenggarakan di Bali pada November nanti.