freightsight
Selasa, 9 Agustus 2022

PENGIRIMAN LAUT

PMK Hentikan Angkutan Ternak, Aktivitas Bongkar Muat di Pelra Pantura Lamongan Masih Padat

6 Agustus 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

PMK

Dokumentasi via surabaya.tribunnews.com

Aktivitas bongkar muat barang sejumlah KLM di Pelabuhan rakyat hingga saat ini masih cukup tinggi.

Pelra di Brondong ini juga pengoperasiannya dipegang oleh UPT PPR Lamongan sejak tahun 2017.

Aktivitas bongkar muat barang sejumlah Kapal Layar Motor (KLM) di Pelabuhan rakyat (Pelra) di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan hingga saat ini masih cukup tinggi.

Pelra adalah Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Brondong, termasuk dari bagian dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Paciran, yang dinaungi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

"Sejumlah barang perdagangan dalam negeri yang dilakukan bongkar muat di Pelra ini kebanyakan meliputi kelapa, ikan, kayu, rongsokan, serbuk kayu, sembako, kelontongan dan jenis bahan bangunan lainnya," ungkap Kasi Operasional UPT PPR Lamongan, Mochamad Askur, Rabu (3/8/2022).

Pelra di Brondong ini juga pengoperasiannya dipegang oleh UPT PPR Lamongan sejak tahun 2017. Dan di dermaga Pelra ini ada sejumlah KLM yang bersandar memiliki ukuran mulai dari 10 sampai 150 GT (Gross Tonnage), rata-rata untuk tujuan Kalimantan, Bawean atau sebaliknya.

"Sejumlah barang perdagangan dalam negeri yang dilakukan bongkar muat di Pelra ini kebanyakan meliputi kelapa, ikan, rongsokan, rosok, serbuk kayu, sembako, kelontongan dan jenis bahan bangunan lainnya," sebutnya.

Selain mengangkut barang, Askur juga melanjutkan bahwa di Pelra ini juga dilakukan pengangkutan hewan ternak seperti sapi, domba atau kambing. Namun, selama ada wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), angkutan ternak pun untuk sementara dihentikan dulu.

Diungkapkan Askur bahwa angkutan di Pelra Brondong ini masih bergeliat, hal tersebut dibuktikan dengan masih banyaknya para pengguna jasa angkutan yang menggunakan KLM atau kapal niaga yang ada di pelabuhan setempat.

Data yang tercatat menunjukkan bahwa selama Januari hingga Juni 2022, ada 3.212 ton barang yang dibongkar serta ada 5.360 ton yang dimuat. Sedangkan pada tahun 2021 lalu, 2.834 ton barang dibongkar dan 5.637 ton yang dimuat.

Askur berharap, nantinya akan ada lebih banyak KLM atau kapal niaga dari beberapa perusahaan transportasi laut yang memang memanfaatkan keberadaan Pelra Brondong.