freightsight
Selasa, 5 Juli 2022

DOMESTIK

Menteri BUMN Dorong PPI Jadi Perusahaan Perdagangan dan Logistik yang Kuat

22 Juni 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Perdangangan logistik

IDFOOD via ptppi.co.id

PPI mendukung ekosistem holding pangan untuk menciptakan kedaulatan pangan Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong anggota holding BUMN pangan atau ID Food PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), mempersiapkan peta jalan menuju perusahaan trading dan logistik yang berkualitas.

Erick menilai hal ini merupakan momentum untuk PPI yang telah memasuki usia ke-19 tahun. Erick juga menugaskan PPI agar mendukung ekosistem holding pangan untuk menciptakan kedaulatan pangan Indonesia.

“Pada usia 19 tahun ini, saya menitipkan supaya PPI dapat memberikan yang terbaik dalam bisnis perdagangan logistik yang kuat dan berdaya saing global dalam melayani masyarakat,” ujar Erick dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Senin (20/6/2022).

Sebelumnya, PPI menggelar soft launching produk minyak goreng Liva seharga Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per liter, beras Cap 3 Warung dengan harga jual sekitar Rp 238 ribu per pack untuk kemasan 25 kg, dan sabun pencuci piring Okemam seharga Rp 7 ribu per kemasan 400 ml di Graha PPI Jakarta pada Minggu (19/6/2022).

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengatakan, peluncuran produk baru tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat.

Menurut Nina, peluncuran ketiga produk ini juga menjadi salah satu peran PPI dalam meningkatkan fungsi perusahaan sebagai perusahaan trading logistic yang menyediakan produk pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“PPI berkomitmen untuk bertumbuh secara harmoni dalam ekosistem yang seimbang sebagai perwujudan program kerja dan bisnis yang sejalan dengan environmental, social dan governance (ESG) melalui strategic initiative dalam inklusivitas, digitalisasi, dan peningkatan kapabilitas talenta, sosial dan tata kelola,” kata Nina.

Untuk tahap awal, lanjut Nina, produk-produk tersebut akan tersedia di cabang-cabang PPI di seluruh Jawa dan di market General Trade serta e-commerce.

Nina menyebut PPI juga akan berkolaborasi dengan modern market dalam pendistribusian di outlet seluruh Indonesia dan mendatangkan traffic customer dari jaringan cabang PPI dan mitra Warung Pangan.