freightsight
Rabu, 28 September 2022

INFO INDUSTRI

Kebijakan Ekspor Impor Indonesia Di Era Pandemi Covid-19, Apa Efeknya Terhadap Ekonomi?

26 Oktober 2021

|

Penulis :

Editor Freightsight

Sayur dan Umbi di Pasar Tradisional

Traditional Market © Catrina Farrell via Unsplash

Menurut Michael P Todaro, karakteristik yang dimiliki oleh negara berkembang ada 6. Salah satunya adalah memiliki ketergantungan yang sangat tinggi pada produksi pertaniannya serta berbagai produk pokok ekspor lainnya.

Melihat permasalahan yang ditimbulkan pandemi Covid-19 saat ini, Michael menyebutkan adanya pembahasan tentang karakteristik negara berkembang. Artinya di sini akan terus menjadi persoalan besar bagi negara-negara terdampak Covid-19, seperti Indonesia. lantas, bagaimana pemerintah menangani kondisi seperti sekarang ini?

Tahun lalu, tentunya cukup sulit dilalui oleh hampir semua negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. bagaimana tidak? Harapan tentang perbaikan ekonomi di tahun 2020 ini pasca adanya kesepakatan perdagangan fase satu antara Amerika Serikat dan juga China. Mereka mulai menghentikan sementara perang dagangan diantara keduanya. Hal ini tentu saja membuat keduanya seolah-olah tenggelam dan mulai bermunculan beragam ketidakpastian baru dengan munculnya wabah virus corona ini.

Tak hanya berhenti sampai disitu saja, pandemi Covid-19 inipun telah memberikan dampak yang sangat buruk untuk sektor perekonomian dunia, khususnya bagi negara-negara berkembang. Sehingga kinerja perekonomian Indonesia pun jadi ikut terdampak seiring dengan berjalannya waktu di era pandemi ini.

Pertumbuhan tingkat perekonomian serta kinerja perdagangan nasional pun mulai diprediksi akan ikut melemah. Hal ini merupakan dampak dari menurunnya tingkat ekonomi dan juga perdagangan global di berbagai negara.

Virus asal China ini memang sudah menyebar ke berbagai negara, sehingga banyak negara yang harus mengalami keterpurukan ekonomi yang memicu krisis baru, termasuk juga di Indonesia. salah satu bukti nyata adalah saat nilai tukar semakin meningkat ke angka Rp 16 ribu. Sehingga membuat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memandang bahwa Pemerintah harus mengambil langkah darurat untuk bisa menyelamatkan sektor perekonomian negara dari ancaman resesi. Langkah ini tentu harus segara dilakukan demi menjaga keseimbangan devisa.

Salah satunya dengan adanya pemberlakukan ekspor, bukan hanya untuk meraup keuntungan semata, akan tetapi untuk menyelamatkan Indonesia dari pengaruh pandemi Covid-19 yang sangat besar ini. sebab bila tak diatasi dengan cepat hal ini akan memberikan dampak yang besar bagi Indonesia.

Indonesia memang dikenal sangat ketergantungan terhadap produksi pertanian serta produk-produk pokok ekspor lainnya. Sebagai salah satu negara berkembang di dunia, Indonesia tentu sangat bergantung pada kegiatan ekspor dan juga impor. Sehingga aktivitas perekonomiannya pun sangat berdampak seiring dengan adanya pandemi ini.

Pemerintah Indonesia tentu saja mulai mengambil beberapa kebijakan agar dapat menyelamatkan perekonomian negara, walaupun pada kenyataannya hal tersebut cukup sulit untuk dilakukan. Kementerian bidang perekonomian dan perdangan pun tercatat sudah merilis 4 kebijakan yang bisa mempermudah ekspor dan impor di Indonesia. beberapa aturan pun telah disederhanakan agar jalan arus perekonomian semakin mudah untuk dilakukan. Sehingga krisis ekonomi pun bisa dilewati oleh Indonesia.