freightsight
Senin, 15 April 2024

TEKNOLOGI

Gelar KUR Fintech Festival, Walikota Surakarta Dorong UMKM Go-Ekspor

19 Mei 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Ekspor UMKM

Dokumentasi via .rctiplus.id

KUR Fintech Festival merupakan langkah strategis pemerintah Surakarta dalam upaya meningkatkan kualitas UMKM Surakarta terutama berfokus dalam go-ekspor, dengan memberikan akses pembiayaan, serta memberi semangat bagi pelaku UMKM dalam memulihkan ekonomi Indonesia terutama di wilayah Surakarta.

KUR Fintech Festival dengan tema “Maju Berkembang Bersama KUR dan Bangga Buatan Indonesia” resmi dibuka pada Rabu (18/5/2022) oleh Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakoso, di Solo Technopark. Acara ini bertujuan untuk mendorong UMKM Indonesia terutama di Kota Surakarta agar naik kelas dan mampu bersaing go-global, serta memperkenalkan UMKM pada cara baru mendapatkan alternatif solusi keuangan digital.

Wakil Walikota mengatakan bahwa target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini sebesar Rp 373,17 triliun. Dalam mencapai target tersebut diperlukan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah Daerah, pelaku UMKM, asosiasi, dan seluruh stakeholder terkait.

“KUR Fintech Festival merupakan langkah strategis pemerintah Surakarta dalam upaya meningkatkan kualitas UMKM Surakarta terutama berfokus dalam go-ekspor, dengan memberikan akses pembiayaan, serta memberi semangat bagi pelaku UMKM dalam memulihkan ekonomi Indonesia terutama di wilayah Surakarta,” kata Teguh dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (18/5/2022).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir yang turut hadir dalam peresmian acara tersebut mengatakan, hingga 9 Mei 2022 penyaluran KUR nasional sudah mencapai 33,68% atau Rp 125,67 triliun dari target tahun 2022 sudah diberikan kepada 2,72 juta debitur. Penyaluran KUR di wilayah Solo Raya hingga 11 Mei 2022 adalah sebesar Rp 4,28 triliun atau 18% dari total penyaluran KUR di Provinsi Jawa Tengah dengan realisasi KUR di Kota Surakarta sendiri mencapai Rp 451 miliar.

“KUR Fintech Festival merupakan salah satu wujud pengabdian Pemerintah untuk mensejahterakan rakyat terutama para pelaku UMKM. Ini karena potensi UMKM untuk memulihkan perekonomian Indonesia sangatlah tinggi. UMKM merupakan motor penggerak ekonomi di Indonesia.

UMKM juga banyak melahirkan industri yang kreatif. Sebanyak 99,9% kegiatan usaha di Indonesia adalah UMKM yang mana menyumbang sebesar 61% perekonomian Indonesia. Dalam transaksi digital di ASEAN, Indonesia menjadi negara penyumbang transaksi ekonomi terbesar dibanding negara lainnya yaitu sebesar 42%,” terang Iskandar.

Iskandar juga menyebutkan, UMKM sangat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah Surakarta pada tahun 2021 yang tumbuh sebesar 4,01% di mana melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 3,69%. Oleh karena itu, dengan berkoordinasi bersama KADIN Indonesia, terutama yang menaungi fintech diharapkan langkah ini dapat mendorong percepatan pertumbuhan UMKM sehingga lebih cepat memulihkan perekonomian Indonesia.

Rangkaian acara dalam kegiatan KUR Fintech Festival ini merupakan solusi kebijakan dan penyaluran KUR tahun 2022, penandatanganan akad KUR secara massal kepada sekitar 1000 debitur, penyerahan CSR oleh Penyalur dan Penjamin KUR kepada debitur, workshop terkait pemanfaatan fintech, peningkatan keterampilan, dan literasi digital bagi UMKM.

KADIN Indonesia dalam acara ini diwakilkan oleh Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Komunikasi dan Informatika Firlie H. Ganinduto, menekankan peran KADIN dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan UMKM Indonesia go-digital dengan mempersiapkan kolaborasi antara pelaku UMKM dengan penyelenggara fintech.

“KADIN turut bangga menjadi penggerak kolaborasi yang inklusif. Diharapkan festival ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat khususnya UMKM. Dalam hal mendapatkan alternatif pembiayaan dan solusi keuangan digital lainnya dari penyelenggara fintech. KADIN Indonesia dalam hal ini bangga menjadi mitra pemerintah dalam mendigitalisasi usaha dengan menyiapkan program serta kolaborasi pelaku UMKM dan penyelenggara fintech dapat meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Firlie.