freightsight
Sabtu, 4 Februari 2023

TEKNOLOGI

Bea Cukai Mulai Maksimalkan Ekspor Produk-Produk UMKM

26 Oktober 2021

|

Penulis :

Editor Freightsight

Wanita berhijab mencatat penjualan produk

Moslem Woman Business © Tirachardz via Unsplash

Saat ini masyarakat Indonesia mulai merintis Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) dengan menawarkan ragam produk menarik. Bahkan banyak pengusaha yang sudah mulai memberanikan diri untuk mengirimkan produknya ke luar negeri atau ekspor. Hal ini tentunya disambut baik oleh banyak pihak, karena dengan meningkatkan ekspor produk dalam negeri akan semakin meningkatkan sektor perekonomian Indonesia agar semakin kuat.

Bea Cukai pun kini terus mendorong semua pelaku UMKM yang berasal dari berbagai negara untuk mengekspor produknya ke negara-negara tujuan. Sebab kini banyak pelaku UMKM yang memiliki produk dengan kualitas terbaik dan mampu bersaing di pasar global. Oleh sebabnya Bea Cukai pun mulai memaksimalkan peluang ini dengan mendorong mereka agar melakukan ekspor.

Selain pada proses pemenuhan administrasi saja, pihak Bea Cukai pun kini sudah berupaya untuk melakukan komunikasi dan memberikan fasilitas agar semua produk-produk UKMN mampu mencapai tujuan tersebut seiring dengan berjalannya waktu. Firman, Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai mengatakan bahwa kegiatan ekspor adalah hal yang cukup rumit untuk dilakukan. Hal tersebut dikarenakan ada banyak ekosistem atau unsur-unsur yang terlibat di dalamnya. Sehingga sangat penting bagi semua unsur agar saling bersinergi satu sama lainnya.

Menurutnya apabila ada kebingungan dengan proses ekspor, para pelaku UMKM tentunya dapat melakukan diskusi. Kamis (16/9/21) lalu pihak Bea Cukai Soekarno-Hatta pun terlihat mendapatkan kunjungan dari kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kunjungan tersebut ditujuan untuk melakukan diskusi sekaligus juga menunjang segala fasilitas kargo udara yang dapat membantu peningkatan ekspor Indonesia.

Firman mengungkapkan bila Bea Cukai Soekarno-Hatta saat ini ingin mendorong ekspor produk yang berasal dari wilayah Banten. Pasalnya para pelaku UMKM asal Banten ini terlihat memiliki potensi yang menjanjikan. Namun sayang mereka kurang memahami regulasinya, sehingga memilih untuk memasarkan produk-produknya secara domestik saja.

Dirinya menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan upaya agar dapat mendorong produk UMKM dalam negeri, salah satunya dengan membentuk tim ekspor agar dapat memberikan peyananan One on Online Meeting kepada semua pengusaha dalam negera. Selain itu mereka juga sudah mulai membentuk klik ekspor yang berguna untuk mengasistensi eksportir secara online dan juga memberikan pendampingan.