freightsight
Sabtu, 1 Oktober 2022

INFO INDUSTRI

Ekspor Bawang Merah dan Emping Pidie ke Arab dan Dubai Diwacanakan Oleh Bea Cukai

25 Oktober 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Shallots placed on the brown wood © Jcomp via Free...

Dr Safuadi, selaku kakanwil Bea Cukai Aceh mengatakan bahwa pihaknya berharap nantinya komoditi bawang merah dan emping dari Pidie dan Pijay akan bisa masuk ke pasar Amerika, Arab Saudi, dan Dubai serta Cina.

“Untuk bisa diekspor ke pasar Amerika, Eropa, Arab Saudi, Dubai, cina dan negara lainnya, kemasan emping melinjo dan bawang merah harus memenuhi standart internasional,” ujar safuadi pada pertemuan dengan anggota kelompok tani bawang merah, di kota Beyreuneun (13/10).

Kunjungan yang dilakukan oleh Safuadi dan para staff kali ini, memang setelah mereka mendapatkan undangan resmi dari wakil ketua Kadin Aceh, Zakarya, di Gampang Suik kecamatan indra jaya kabupaten Pidie, agar Saifudin mendatangi areal tanam bawang merah.

Selain mengunjungi areal tanam bawang merah, Saifudin juga melakukan kunjungan ke pasar emping di Kota Beureuneun. Untuk tujuan kunjungan yang ini adalah, untuk memberikan penyuluhan pada para pedagang emping. Dalam penyuluhan tersebut, disampaikan materi tentang pembuatan kemasan emping agar empingnya dapat diekspor ke Arab Saudi, Dubai, Amerika, Eropa, Cina, dan beberapa negara lainnya.

Sebelumnya karena produksi, tidak terjadi sepanjang bulan, bahkan masih musiman, dengan kondisi tersebut membuat Saufudi, memiliki keraguan untuk melakukan ekspor bawang merah, dan emping melinjo, karena mereka ragu atas ketersediaannya.

Namun, sejak tahun 2021 ini, Saifudi melihat adanya produktivitas bawang merah Pidie, dan emping melinjo. Dari pengamatan yang ada, diketahui bahwa setiap bulan bawang merah, dan emping ini ternyata tersedia, serta ada dalam jumlah yang memahami.

Bahkan, diketahui di tahun ini Aceh sudah lepas dari kegiatan memasok bawang merah dari Brebes, Jawa Timur. Dengan fakta tersebut, maka sudah jelas bahwa ketersediaan bawang merah di Aceh, khususnya di Pidie dan Pijay sudah cukup banyak.

Dengan kondisi ketersediaan bawang, dan emping tersebut, pihak bea cukai langsung mengambil sikap untuk melakukan berbagai macam promosi komoditi ekspor ke areal pengembangan tanaman bawang merah di Pidie dan Pijay. Tidak lupa pula mereka juga meninjau pasar emping ke Kota Beureneun, Pidie.

Bagikan artikel ini: