freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

REGULASI

Menteri UMKM Lakukan Pelepasan Ekspor Mangga Jatim ke Singapura

2 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Buah mangga di pohon

Mango on the tree with nature © Jcomp via Freepik

Teten Masduki, selaku menteri koperasi dan usaha kecil dan menengah (UMKM), melakukan kegiatan pelepasan ekspor mangga. Ekspor mangga berjenis arum manis tersebut jumlahnya adalah sebanyak 1 ton dan akan dikirim ke singapura. Pihak yang memiliki produk ini tidak lain adalah UMKM Kabupaten Gersik, Jawa Timur.

Menurut Teten, dengan adanya ekspor ini, maka sudah cukup menjadi bukti bahwa UMKM dalam negeri memiliki daya saing yang mumpuni. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini produk ekspor hasil pertanian memang sangat kompetitif, mengingat tingginya permintaan ekspor untuk buah tropis Indonesia.

“Dengan potensi yang begitu besar, saya berpesan bahwa hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana produk pertanian tersebut diproduksi, tentunya dengan tetap memperhatikan kesejahteraan para petan,” lanjutnya, pada Jumat (22/20/2021)

Selain itu, Teten juga menyampaikan bahwa salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memperkuat pondasi nasional berbasis ekonomi rakyat, adalah dengan meningkatkan daya saing produk UMKM, termasuk masalah kapasitas produksinya,

“Maka dari itu, di dalam struktur kepemilikan lahan petan-petani kecil perorangan yang rata-rata di bawah setengah hektar, perlu dibenahi kelembagaanya,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga berencana untuk menambahkan porsi kredit perbankan untuk UMKM. Akan tetapi hal ini akan dilakukan secara bertahap, dan totalnya akan menjadi 30% pada tahun 2024 nanti. Untuk saat ini, porsi dari kredit UMKM hanya mencapai 19,8 % saja.

“Ke depan, saya berharap adanya inisiatif untuk pemetaan potensi-potensi yang bisa dieskalasi, sehingga nantinya akan ditingkatkan daya saingnya dan pastinya pemerintah juga akan mendukung ekosistem-ekosistem yang terbentuk,” ujarnya.

Fandi Akhmad Yani, selaku bupati gersik juga mengatakan bahwa dirinya telah memberikan instruksi pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gersik, agar nantinya bisa memberikan pelayanan dan pendampingan UMKM, mulai dari masalah legalitas, hingga proses ekspor.

Yani menyampaikan bahwa pelepasan mangga arum manis kali ini adalah ekspor yang ke 19, karena sebelumnya memang telah dilakukan ekspor dengan tujuan beberapa negara berbeda.