freightsight
Jumat, 3 Februari 2023

PENGIRIMAN DARAT

Rencana BPK Lakukan Audit Transportasi Berkelanjutan Dapat Dukungan Dari Kemenhub

2 November 2021

|

Penulis :

Tim FreightSight

Stasiun kereta di senja hari

KRL Jakarta © Fasyah Halim via Freepik

Badan pemeriksa keuangan (BPK RI) merencanakan untuk melakukan audit terkait pembangunan transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Mengenai rencana yang dimiliki oleh BPK ini, pihak kementerian perhubungan menyatakan dukungannya.

Budi Karya Sumardi selaku menteri perhubungan, menyampaikan dukungan tersebut, melalui acara konferensi yang digelar secara online oleh pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan tema peran badan pemeriksa untuk mencapai tujuan transportasi berkelanjutan dan pembangunan ramah lingkungan, pada rabu (13/10).

Sebagai pembicara kunci, budi karya menyampaikan bahwa transportasi memiliki peran yang sangat penting untuk memerikan akses keterhubungan bagi masyarakat, dan juga memiliki peran penting untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Yang mana, hal ini sejalan dengan upa yang dilakukan oleh berbagai negara di dunia untuk mengatasi perubahan iklim. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan sebagaimana standart yang telah ditetapkan oleh BPP mengenai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

“Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk berperan serta dalam pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim, termasuk dalam transportasi,” papar budi karya.
peningkatan pelayanan angkutan umum, seperti LRT, MRT. Kereta Cepat, dan Bandara serta pelabuhan hijau, dan juga pembangunan infrastruktur yang memadai, memang merupakan salah satu komitmen yang dimiliki oleh Indonesia pada sektor transportasi.

Meskipun di tengah masa pandemi yang memberikan pukulan besar pada perekonomian dan juga sektor transportasi, namun budi karya menyampaikan bahwa berbagai program tentang pembangunan sosial ekonomi yang seimbang, inklusi, dan berkelanjutan, tetap terus dijalankan.

“Komunitas global akan mengambil semua kesempatan pemulihan ekonomi dengan memasukan aspek berkelanjutan dalam agenda pembangunan mereka melalui pelaksanaan ‘Green Recovery Program’ sebagai perubahan mendasar. Oleh karenanya, pengawasan dan pelaksanaan program dan kebajikan yang diambil oleh para pemangku kepentingan merupakan hal yang sangat penting,” kata Menhub.

Dalam acara tersebut pihak kementerian perhubungan juga menyampaikan apresiasinya untuk BPK.

“Apa yang dilakukan BPK RI ini dapat meningkatkan kontribusi Indonesia di kancah internasional, dalam memastikan akuntabilitas, transportasi, dan berkelanjutan kebijakan pembangunan yang berlanjutan,” lanjut Menhub.

Bagikan artikel ini: