freightsight
Rabu, 28 September 2022

PENGIRIMAN DARAT

Reaktivasi Jalur KA Semarang Tawang Tanjung Emas Berlanjut demi Perkuat Distribusi Logistik Nasional

21 September 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Pemerintah kini terus melakukan langkah-langkah strategis demi mengawal pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan reaktivasi jalur KA antara Stasiun Tawang - Tanjung Emas, Putu berharap angkutan barang dilayani truk dari dan ke pelabuhan Tanjung Emas dilayani angkutan KA.

Pemerintah kini terus melakukan langkah-langkah strategis demi mengawal pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu upaya yang telah dilakukan diantaranya melalui pembangunan infrastruktur transportasi yang sangat diharapkan juga membuka atau mempermudah akses perekonomian suatu wilayah. Pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis rel juga menjadi salah satu di antaranya.

Pemerintah melalui Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan saat ini juga tengah melakukan beberapa pembangunan infrastruktur perkeretaapian. Salah satu yang saat ini sedang berjalan yaitu reaktivasi jalur Kereta Api (KA) Semarang Tawang dan Tanjung Emas.

Kepala BTP Jabagteng, Putu Sumarjaya menjelaskan bahwa kelanjutan dari kegiatan reaktivasi jalur KA Semarang Tawang –Tanjung Emas, pada bulan Mei tahun 2022 lalu juga sudah disampaikan bahwa santunan penanganan dampak sosial kemasyarakatan berkaitan erat dengan penyediaan lahan.
“Berikutnya kita lakukan tender dan kontrak untuk konstruksi, supaya pada tahun 2023 nanti dapat kita lakukan pembangunan track sepanjang 423 m,sp,” papar Putu. Demi pembangunan persinyalan juga tahap pengujian bahkan sampai pengoperasian, Putu di sini juga menyampaikan bahwa tahapan tersebut akan segera dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.

“Kami fokus menyelesaikan reaktivasi jalur KA Semarang Tawang – Tanjung Emas ini, mengingat kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menunjang konektivitas angkutan logistik khususnya yang ada di Jawa Tengah,” ujar Putu. Lebih lanjut lagi, Putu di sini pun menyampaikan bahwa terintegrasinya moda kereta api dengan angkutan kapal laut, menjadikannya jalur KA Semarang Tawang – Tanjung Emas sebagai lintasan dengan nilai keekonomian yang tentu potensial.

Dengan dilakukannya reaktivasi jalur KA antara Stasiun Tawang - Tanjung Emas, Putu di sini pun berharap angkutan barang yang selama ini dilayani truk dari dan ke pelabuhan Tanjung Emas tentu juga dilayani oleh angkutan KA. “Dengan demikian, beban jalan raya dapat berkurang dan di sisi lain kapasitas angkutan barang dari dan ke pelabuhan dapat meningkat dengan waktu tempuh yang lebih cepat,” ungkap Putu.

Dengan berjalannya proses reaktivitasi jalur KA Semarang Tawang –Tanjung Emas ini tentu tidak terlepas dari dukungan segenap pemangku kepentingan. “Dukungan masyarakat, Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta para pemangku kepentingan lainnya memegang peran penting pada kegiatan ini reaktivasi ini,” jelas Putu.

Menurut Putu, tahapan serta proses ini sudah bersama dilalui. “Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah baik Kota maupun Provinsi serta pihak terkait lainnya atas dukungan serta sinergi yang telah berjalan selama ini,” tutup Putu.

Bagikan artikel ini: