freightsight
Rabu, 28 September 2022

PELABUHAN

Demi Tingkatkan Kapasitas, Tanjung Pelepas Akan Investasi Sebesar RM 178,5 Juta

20 Januari 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Pelabuhan tanjung pelepas

Pelabuhan Tanjung Pelepas via klsescreener

• Agar bisa mewujudkan tujuan memperluas kapasitas pelabuhan di tahun 2022, Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) Malaysia berencana akan melakukan investasi dengan besar RM 750 juta.

• Sebelumnya, Dirut juga menyampaikan bahwa PTP akan terus melakukan upaya pergerakan dengan gesit dan bertahan untuk menghadapi situasi Covid-19, dan juga ketidakstabilan ekonomi yang dihasilkan akibat adanya proses pertumbuhan saat ini.

Agar bisa mewujudkan tujuan memperluas kapasitas pelabuhan di tahun 2022 ini, Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) Malaysia berencana akan melakukan investasi dengan besar RM 750 juta.

Hal dia atas disampaikan pada awak media dalam acara perayaan pencapaian PTP 11 juta TEH 7 Januari lalu. Marco Neelsen, selaku Chief Executive Officer pelabuhan, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 6 bulan ke depan, kapasitas pelabuhan akan tumbuh dari 11,5 juta TEU jadi 12,5 juta TEU.

“Tahun ini, kami akan tambah 18 perlatan baru, termasuk quay crane dan yard crane baru. Kami juga akan memperluas lapangan penumpukan ,” ungkap Neelsen.

“Selanjutnya, kami berencana untuk menambah satu dermaga lagi di dekat Berth 1 yang akan digunakan antara lain untuk memperluas jejak kargo kami dari dan ke Sumatera.”
Pada tahun lalu diketahui bahwa PTP berhasil menangani sebanyak 11,2 juta TEU atau sama artinya dengan tumbuh sebesar 14% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal ini menjadikan PTP sebagai pelabuhan pertama di Malaysia yang berhasil melampaui 11 juta TEU dalam waktu satu tahun.

Investasi besar ini juga bertujuan untuk membantu meningkatkan efisiensi PTP dan pengalaman pelanggannya. Neelsen menambahkan, “Saat ini kami sedang memperluas Free Zone dengan pengembangan situs seluas 81 hektar di Tanjung Adang yang direncanakan akan selesai pada awal 2023,”.

Sebelumnya, Dirut juga menyampaikan bahwa PTP akan terus melakukan upaya pergerakan dengan gesit dan bertahan untuk menghadapi situasi Covid-19, dan juga ketidakstabilan ekonomi yang dihasilkan akibat adanya proses pertumbuhan saat ini. Yang mana bagian dari pertumbuhan tersebut adalah dengan menggandakan troughput TEU pelabuhan.

“Dengan meningkatnya permintaan dari pelanggan dan prospek pertumbuhan kami, fokus utama kami ke depan adalah mengoptimalkan jejak terminal saat ini hingga 15 juta TEU di tahun-tahun mendatang,” ungkap Neelsen.

“Program ini mencakup peningkatan armada peralatan seperti pengadaan lebih banyak STS Quay Crane dan selanjutnya menambahkan peralatan darat seperti Electrified Rubber Tyred Gantry Crane & Prime Movers. Selain itu, upaya ini juga mencakup peningkatan infrastruktur yang ada dan lebih lanjut meningkatkan efisiensi dan proses terminal kami melalui upaya digitalisasi & otomatisasi.”

Bagikan artikel ini:

Tags: