freightsight
Kamis, 23 Mei 2024

INFO INDUSTRI

Angkasa Pura II Siapkan SPKLU Ketiga di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta

11 November 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

via.unsplash.com

PT Angkasa Pura II (AP II) sedang mempersiapkan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta.

PT Angkasa Pura II (AP II) sedang mempersiapkan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. Seperti dikatakan President Director AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, SPKLU Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta tengah disiapkan akhir 2022 ini.

Awaluddin mengatakan, SPKLU ketiga di Bandara Soekarno-Hatta tersebut akan disiapkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

“Dengan begitu nanti akan banyak titik SPKLU yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Bandara Soetta,” terangnya.

Menurutnya, fasilitas SPKLU dalam melayani penyediaan layanan transportasi publik mulai menggunakan transformasi sistem armadanya menjadi kendaraan berbasis listrik.

“Kami sebenarnya sudah menyediakan satu titik yang terletak di gedung parkir internasional T3 sehingga akan terus kita tambah,” kata Awaluddin.

AP II, tambah Awaluddin, membuka peluang bagi siapapun yang ingin berkolaborasi untuk menambah SPKLU.
Angkasa Pura II meresmikan SPKLU Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (9/11/2022). Dalam sekali charging, SPKLU ini mampu menampung 5 kendaraan sekaligus.

SPKLU di Terminal 3 memiliki fasilitas pengisian yang cepat dan pengisian normal dengan kapasitas 5 kendaraan dalam sekali pengisian. Adapun pembayaran menggunakan metode aplikasi dan cashless. Kegiatan ini menjadi satu rangkaian strategi AP II dalam menyediakan sejumlah fasilitas publik khususnya untuk SPKLU di kawasa bandara.

“Karena kita tahu saat ini volume atau jumlah kendaraan listrik di Indonesia baik roda 4 maupun roda 2 terus bertambah,” katanya.

Pengadaan SPKLU ini pun sejalan dengan program pemerintah yang terus berupaya meningkatkan fasilitas kendaraan bermotor berbasis tenaga listrik. Selain operator bandar udara yang mengoperasikan Soekarno Hatta, AP II juga mendukung konsep green port dengan berbagai program strategis dalam konteks long time goal.

Selain itu, AP II juga mendukung penuh program Net Zero Carbon Emission pada 2050 di industri aviasi dan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Secara terpisah, Director of Facility Management Business PT Angkasa Pura Solusi, Muhammad Putra Pribadi mengatakan, setelah menyelesaikan pengembangan Tahap I di tahun ini, pengembangan akan dilanjutkan ke Tahap II yang diperkirakan selesai pada Semester II 2023.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada Tahap II, jumlah slot parkir kendaraan listrik untuk mengisi energi di SPKLU Terminal 3 ditingkatkan menjadi 20 slot dengan tersedianya 2 Fast Charging DC dan 3 Normal Charging AC. Kemudian pada pengembangan Tahap III yang akan selesai pada awal 2025, SPKLU di Terminal 3 akan memiliki 40 slot parkir pengisian kendaraan listrik dengan 5 Fast Charging DC dan 5 Normal Charging AC.

Bagikan artikel ini: