freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

INFO INDUSTRI

Presidensi G20 Kini Membuka Peluang Investasi Logistik Global Supaya Masuk ke Indonesia

24 November 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

via suara pemerinta.id

G20 berhasil membuka peluang investasi ke global ke Indonesia termasuk sektor logistik.

Indonesia memperbaiki masalah logistik juga rantai pasok nasional supaya efektif dan efisien.

Kesuksesan Presidensi G20 Indonesia kini berhasil membuka peluang menarik investasi ke global ke Indonesia termasuk salah satunya pada sektor logistik khususnya membangun rantai pasok global. Dalam gelaran tersebut juga sudah diperkenalkan program inisiatif nyata sebagai pendekatan baru demi mencapai tujuan tersebut.

"Apalagi Indonesia berhasil menunjukkan kepada dunia keberhasilan menjaga surplus neraca dagang dalam kurun waktu 22 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 di tengah penyebaran Covid-19," kata Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi, melalui pernyataannya, Selasa (22/11/2022).

Menurut beliau bahwa keberhasilan tersebut memang semakin membuka peluang untuk bisa menarik investor global untuk nantinya menanamkan modal di Indonesia, terutama dalam sektor logistik. Kolaborasi bersama tersebut tentu saja juga diperlukan untuk bisa membangun informasi teknologi (IT) untuk bisa menopang industri logistik.

Bukan hanya itu, sinergi juga dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan fasilitas logistik yang memang belum dioperasikan secara optimal supaya produk nasional bisa berdaya saing global. Yukki mengemukakan bahwa memang Pemerintah Indonesia terus memperbaiki masalah logistik juga rantai pasok nasional supaya bisa menjadi efektif dan efisien dengan menempuh empat cara.

Pertama, dengan cara memprioritaskan bangunan infrastruktur dalam proyek strategis nasional mulai dari jalan, rel kereta api pelabuhan juga bandar udara demi bisa menjamin akses pasokan nasional yang akan terus terhubung.

Kedua, Indonesia pun memang kini akan mengembangkan kawasan ekonomi khusus demi bisa meningkatkan konektivitas antar pemangku kepentingan logistik.

Ketiga, pengembangan sistem digital yang memang sudah terintegrasi dengan platform ekonomi logistik nasional, meliputi di dalamnya lalu lintas barang dan dokumen hingga daftar pelanggan.

Keempat, Indonesia hingga sejauh ini pun juga telah mendorong peningkatan logistik dengan e-commerce dan inisiasi dari perusahaan start up demi bisa berkolaborasi menjangkau logistik market place.

Yukki yang juga di sana selaku WKU Kordinator Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Hukum dan Informasi mengungkapkan bahwa memang perlunya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, swasta dan pelaku UMKM supaya bisa membuka peluang UMKM naik kelas dengan bantuan permodalan, pendampingan usaha hingga akses pasar.

Pelaksanaan G20 yang telah digelar pun tentu saja menjadi momentum demi bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara besar. Yukki mengatakan, bahwa saat ini dunia sedang menghadapi berbagai tantangan mulai dari transisi energi serta ancaman berbagai krisis seperti ekonomi, pangan, kesehatan hingga persoalan lainnya.

"Oleh karena itu, kita terus mendorong model pengembanganUMKMdi Indonesia yang agar semakin kuat dan meluas pada tataran global," ujar Yukki.