freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

PENGIRIMAN DARAT

Pemkab Pati Sediakan Fasilitas Terminal Angkutan Barang untuk Supir Truk Barang

23 November 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

via mitrapost.com

**Pemkab Pati telah menyediakan terminal angkutan barang pada lahan seluas 1,5 hektare di Margorejo yang diperkirakan dapat menampung sekitar 100 kendaraan besar. **

Paguyuban Sopir Pati (PSP) yang terdiri dari pengemudi kendaraan besar ingin agar Kabupaten Pati memiliki fasilitas terminal angkutan barang atau pangkalan truk yang memadai. Pemerintah Kabupaten Pati sebelumnya telah menyediakan penggunaan lahan seluas 1,5 hektare di Margorejo, tepatnya di seberang Pasar Hewan, untuk digunakan sebagai pangkalan truk. Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, kemudian meninjau lahan milik PO Budi Jaya tersebut pada Senin (21/11/2022).

Pihaknya mengungkapkan, para supir truk di Pati pernah menemuinya pada awal Oktober 2022 lalu untuk meminta Pemerintah Kabupaten Pati agar memfasilitasi penyediaan terminal angkutan barang karena mobilitas yang terhambat.

“Ini karena merka selama ini lintasannya ke luar Jawa Tengah juga, lalu saat akan pulang ke Pati mereka terpaksa harus memarkirkan kendaraan di Kudus atau wilayah lain yang sudah ada pangkalan truknya. Kemudian mereka pulang ke Pati meninggalkan kendaraannya, padahal dari segi keamanan muatan sangat berisiko,” papar Henggar.

Menyikapi hal ini, pihaknya mengaku segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Akhirnya lokasi Margorejo dipilih sebagai tempat yang dinilai cukup memadai dan strategis.

“Ini memang lahan milik orang lain, nanti pola kerja samanya antara teman-teman sopir truk dengan pemilik lahan. Sebab Pemkab hanya memfasilitasi, sehingga tidak perlu menunggu anggaran dari pemerintah dan sebagainya,” terangnya lagi.

“Toh itu ada tempat nganggur dan strategis. Di pinggir jalan Pantura lagi. Selain itu juga aman, sudah dipagar keliling. Jadi mereka bisa meninggalkan kendaraan di sini, lalu pulang kumpul keluarga. Kendaraannya di sini Insya Allah aman. Terus nanti juga ada orang yang disuruh jaga di sini dari kalangan mereka sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati Henggar juga sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) untuk membantu proses pembersihan lokasi agar bisa segera digunakan secara optimal. Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko mengatakan, pekan lalu paguyuban dan dan PO Budi Jaya selaku pemilik lahan sudah menyepakati penggunaan tempat ini sebagai pangkalan truk.

“Kami di sini sebagai fasilitator saja, mencarikan lokasi, menghubungkan, dan mengenalkan. Kepala DPUTR juga sudah menyanggupi untuk merapikan lahan yang masih bergelombang,” terang dia.

Setelah nanti dirapikan, menurut Teguh, lahan tersebut diperkirakan dapat menampung sekitar 100 kendaraan besar dengan pengelolaan antara paguyuban sopir truk dan pemilik lahan. Sementara pemerintah sifatnya hanya memonitoring keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Ditanya terkait keberlanjutan pangkalan truk ini, Teguh mengatakan akan melihat perkembangan terlebih dahulu.

“Kalau nanti masih potensial mungkin (bisa dilanjutkan untuk jangka panjang). Toh lahan ini dijual. Kemarin Pak Pj Bupati sudah kami beri informasi, tergantung nanti kemampuan anggaran APBD,” pungkas dia.