freightsight
Minggu, 27 November 2022

PENGIRIMAN LAUT

Pelabuhan Krueng Layani 61 Kontainer Kapal Tol Laut ke Malahayati

21 November 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

via infoacehtimur.com

Kapal Kendhaga Nusantara 14 mengangkut 61 kontainer yang merupakan kebutuhan logistik untuk masyarakat ke Aceh.

Program Tol Laut kapal Kendhaga Nusantara 14 berlabuh di Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar pada Kamis (17/11/2022) pagi. Kapal ini mengangkut 61 peti kemas milik perusahaan yang ada di Aceh. Kapal yang melayani angkutan barang Tol Laut ini melakukan pembongkaran dan mendistribusikan barang-barangnya sejak Jumat (18/11/2022).

Ini seperti diungkapkan Manager Bisnis dan Teknis PT Pelindo (Persero) Cabang Malahayati Regional 1, Capt Anthony Sual, Kapal Kendhaga Nusantara 14 mengangkut 61 kontainer yang merupakan kebutuhan logistik untuk masyarakat ke Aceh.

“Kapal mengangkut 61 kontainer, dengan rincian 40 kontainer berisikan 800 ton beras milik PT Bulog, dan 21 kontainer milik PT Wings Food. Kemarin sudah dilakukan pembongkaran muatan yang mungkin akan selesai hingga sore nanti," ungkapnya.

Anthony menyebutkan, Kapal Kendhaga Nusantara 14 akan menetap di Pelabuhan Malahayati hingga Selasa (22/11/2022) mendatang. Adapun alasannya karena kapal harus menunggu 30 kontainer yang dibongkar hari ini kembali ke pelabuhan.

"Ini karena kapal harus menunggu kontainer yang kosong kembali ke Malahayati untuk dimuat, lantaran adanya keterbatasan kontainer Tol Laut yang ada di Jakarta maupun di Patimban," pungkasnya.

Sebagai informasi, kontainer yang diangkut akan dikirim ke gudang PT Bulog di Meulaboh, Sigli, dan Blangpidie. Setelah pembongkaran, kemudian 30 kontainer akan dibawa kembali ke Pelabuhan Malahayati. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, sementara itu mengucapkan rasa syukur karena aktivitas pengiriman barang di pelabuhan yang ada di Aceh terus bergeliat, baik pengiriman dalam negeri maupun untuk ekspor-impor.

Teuku Faisal menyebut, seperti adanya pengiriman 800 ton beras dari Pelabuhan Patimban Jawa Barat ke Aceh melalui Pelabuhan Malahayati, menurutnya ini menjadi bukti nyata bahwa pelabuhan di Aceh sudah siap, begitu pun dengan dukungan terhadap aktivitas ekspor impor komoditas asli Aceh.

Sebagai diketahui, aktivitas Pelabuhan Malahayati kian menggeliat dengan sibuknya aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Dalam beberapa hari terlihat kapal berjejer melakukan bongkar barang-barang bawaannya. Selain kapal Kendhaga Nusantara 14, Pelabuhan Malahayati juga sebelumnya telah disandari oleh tiga kapal lain, yaitu kapal Bengawan Mas milik PT Tempuran Mas, kapal TNI Angkatan Darat, serta kapal pengangkut semen curah milik PT Semen Padang.

"Kapal Bengawan Mas membawa kargo dari Tanjung Priok yang diambil dari Kuala Tanjung, menuju Malahayati dan sandar tadi pagi, sekarang lagi antri menunggu pembongkaran," kata Anthony.

Anthony mengatakan, setelah pembongkaran, kapal Bengawan Mas akan kembali ke Kuala Tanjung dalam keadaan kosong lalu akan memuat muatan untuk dibawa ke Pelabuhan Lhokseumawe. Anthony juga menyampaikan bahwa pada Sabtu (19/11/2022) Pelabuhan Malahayati akan kedatangan kapal lainnya milik PT Tempuran Mas langsung dari Tanjung Priok.
"Muatan kapalnya sebanyak 125 kontainer," kata dia.