freightsight
Minggu, 4 Desember 2022

INFO INDUSTRI

Pasokan Batubara Non-Rusia Meningkat dan Tarif Angkut ikut Naik Tajam

26 April 2022

|

Penulis :

Tim FreightSight

Ekspor Batu Bara

Ekspor Batubara via i.insider.com

Disrupsi arus perdagangan batubara global menyusul sanksi Barat pada Rusia meningkatkan tarif angkut curah kering seiring bertambahnya jarak pengangkutan.

Menurut S&P Global seperempat dari ekspor batubara Rusia 2021 dikirim ke Eropa di mana sebagian besar dikirim menggunakan kapal jenis Panamax.

Disrupsi arus perdagangan batubara global menyusul sanksi Barat pada Rusia meningkatkan tarif angkut curah kering seiring bertambahnya jarak pengangkutan.

Sebagaimana diketahui Dewan Eropa pada 8 April sepakat menerapkan paket sanksi lain pada Rusia melarang impor batubara. Larangan impor batubara salah satu dari enam elemen paket sanksi baru Eropa terhadap Rusia dan ini berlaku untuk semua jenis batubara.

Sanksi tersebut menurut Dewan Eropa berdampak signifikan pada ekspor Rusia, setidaknya seperempat dari total ekspor Negara Beruang Merah tersebut dan ini akan memaksa negara-negara eropa mendapatkan pasokan baru dari negara lain.

Seorang pialang sebagaimana di tulis Plat mengatakan bahwa arus perdagangan akan bergeser ke pasar atau sumber batubara baru. Pembeli rebutan mencari sumber baru dan dampaknya rute perdagangan berubah dan jarak tempuhnya lebih jauh.

Beliau mengatakan Amerika Serikat, Afrika Selatan, Australia, Kolombia, dan Indonesia dapat menggantikan batubara Rusia.

Jarak dari Eropa ke negara-negara lebih jauh dibanding Rusia. Rute angkutan lebih panjang dan tarif angkutan lebih mahal, dari perspektif perusahaan angkutan (pelayaran) merupakan sesuatu yang positif. Namun, pertanyaannya berapa lama hal ini akan berlangsung?

Trend kenaikan tarif angkut batu-bara mulai terlihat sejak pecahnya perang di Ukraina dan menurut hitungan S&P Global Commodity Insights, tarif angkut batu-bara rute Hampton Roads-Rotterdam menggunakan kapal kapasitas 70.000 mt per 24 Maret mencapai 28,50 dolar AS/mt. Tarif ini level tertinggi sejak awal tahun yang naik 104 persen dibanding level yang tercatat sebesar 14 dolar AS/mt pada 3 Februari.

Kenaikan dipicu meningkatnya volume ekspor dari kawasan tersebut yang menurut data Asosiasi Maritim Virginia (Virginia Maritime Association) ekspor batubara dari terminal Hampton Road meningkat 20 persen.

Menurut S&P Global seperempat dari ekspor batubara Rusia 2021 dikirim ke Eropa di mana sebagian besar dikirim menggunakan kapal jenis Panamax.

Ekspor batubara ke Eropa dari pelabuhan-pelabuhan utama Rusia punya durasi pendek dibandingkan negara-negara pengekspor lainnya dan ton-miles bertambah ketika pembeli beralih ke sumber lain.

Pengiriman batubara Rusia sebagian besar melalui pelabuhan Baltik dan sekarang hampir semua perusahaan pelayaran menghindari kunjungan ke Kawasan tersebut, apalagi ada kenaikan premi asuransi luar biasa sebesar 2.000 dolar AS/hari jika memasuki pelabuhan Rusia.

Larangan tersebut akan mendorong pembeli dari Eropa mencari sumber batubara lain walaupun jarak (ton-miles) lebih jauh. Ini akan memicu kenaikan tariff shipping serta menjadi potensi bagus bagi perusahaan pelayaran, khususnya batubara.